HARIANBANTEN.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan peristiwa kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, tak menggangu operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto mengatakan, lokasi kebakaran dengan ujung barat landasan pacu atau runway Bandara Soekarno-Hatta berjarak kurang lebih 12 kilometer.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski demikian operasional penerbangan hingga saat ini masih dipastikan berjalan normal.
“Meskipun lokasi kebakaran berada sekitar 12 kilometer dari ujung barat landasan pacu (runway) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, hingga saat ini operasional penerbangan masih berjalan normal dan belum terdampak,” kata Suharyanto dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 Juli 2026.
Baca Juga:
30 KK Diungsikan Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Kaji Penetapan Status Darurat
Ia menyebut, luas area TPA Jatiwaringin yang kebakaran diprakirakan kurang lebih mencapai 15 hektare.
Proses pemadaman sendiri mengalami kendala karena material yang terbakar didominasi sampah dan bahan mudah terbakar. Selain itu, titik api berada pada tumpukan sampah dengan ketinggian tertentu sehingga sulit dijangkau oleh petugas.
Baca Juga:
WePlay Gandeng Justin Quincy Hubner dalam Kampanye Bertema Sepak Bola Indonesia
Pearson x AWS Ready for What’s Next: From Learning to Earning in the Age of AI
Kondisi tersebut diperparah dengan hembusan angin yang cukup kencang serta cuaca panas yang menyebabkan api cepat menjalar ke berbagai arah.
Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, BNPB mengerahkan helikopter water bombing guna mendukung operasi pemadaman dari udara.
“Kita datangkan dua helikopter water bombing dan jika diperlukan lakukan operasi modifikasi cuaca,” ungkapnya.
Baca Juga:
Jamf Luncurkan AI Governance, Solusi Tata Kelola AI Native Pertama untuk Mac
TPA Jatiwaringin Tangerang Kebakaran, 9 Armada Pemadaman Dikerahkan
DPRD Soroti Kisruh Seragam Gratis Tangsel, Minta Dindikbud Segera Sosialisasi ke Sekolah
Helikopter water bombing yang dikerahkan berjenis MI-8AMT dengan registrasi RA-22834 direposisi dari Provinsi Jambi menuju Tangerang pada Rabu (1/7).
Sebelumnya, helikopter tersebut bertugas mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi.
Helikopter tersebut memiliki kapasitas angkut air hingga 4.000 liter untuk menjatuhkan air langsung ke titik-titik api.










