MTs Negeri di Tangsel Diduga Minta Donasi Rp2,9 Juta Kepada Wali Murid

- Pewarta

Senin, 29 Juni 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga meminta donasi kepada wali murid dengan nominal yang sudah ditentukan yaitu sebesar Rp2.950.000.

 

Adanya permintaan donasi itu diketahui setelah salah seorang wali murid menyampaikan keluhan dan diunggah oleh akun instagram @moodpendidikan.co.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam unggahan itu tertera permintaan donasi melalui selembar surat dengan kop Komite Madrasah MTs Negeri 1 Kota Tangsel.

 

Dalam surat disebutkan bahwa donasi itu ditujukan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap MTsN serta membantu biaya pelaksanaan program peningkatan mutu madrasah kelas 7 tahun 2026/2027.

 

Pembayaran donasi itu juga bisa dilakukan secara tunai maupun dicicil selama enam kali.

 

“Nominalnya satu anak Rp3 juta, setiap tahun seperti itu,” keluh salah seorang wali murid di akun tersebut, dilihat Senin, 29 Juni 2026.

 

Selain donasi, setiap tahun disebutkan juga ada daftar ulang yang harus mengeluarkan nomonal yang tidak kecil.

 

“Anehnya setiap tahun aman-aman saja gak ada yang berani speak up. Padahal MTs negeri loh ini. Masa udah kaya swasta,” lanjutnya.

 

Sedangkan setiap kenaikan kelas, setiap wali murid disebut harus kembali mengeluarkan uang dengan nominal Rp2 juta.

 

“Kalo naik kelas setiap tahun keluar lagi Rp2 juta katanya uang kegiatan,” ungkapnya.

 

Tak hanya itu, di sekolah tersebut juga dikabarkan ada ‘jalur langit’ yang diduga merupakan alternatif untuk masuk ke sekolah tersebut. Nominal untuk ‘jalur langit’ disebut mencapai Rp9 juta.

 

“Belum lagi yang jalur langit ka ngeri disini. 1 anak Rp9 juta masuk jalur langit sebutannya. Guru-gurunya dapat jatah tiap tahun untuk bawa anak masuk. Soalnya test masuknya terkenal susah,” pungkasnya.

Berita Terkait

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?
Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel
Warga Serpong Lagoon yang Alami Muntaber Kembali Bertambah Jadi 176, 2 Anak Masih Dirawat
Warga Lagoon Serpong Tuntut Kompensasi Muntaber Massal, Wakil Walikota Tangsel Minta Perusahaan Bertanggung Jawab
Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:34 WIB

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:35 WIB

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel

Berita Terbaru

Info Banten

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:35 WIB