HARIANBANTEN.COM – Kekeringan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus meluas akibat musim kemarau berkepanjangan. Jika sebelumnya hanya terjadi di satu titik, kini jumlahnya bertambah menjadi tiga.
Dua titik baru berada di RT 01 RW 01 dan RT 04 RW 02, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu. Dari dua titik itu tercatat sebanyak 35 Kepala Keluarga (KK) terdampak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada dua titik kekeringan baru. RT 01 RW 01 ada 15 KK, RT 04 RW 02 ada 20 KK,” kata Penata Layanan Operasional Danton BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, saat dikonfirmasi, Selasa, 14 Juli 2026.
Dian menjelaskan, dua lokasi tersebut diketahui mengalami kekeringan setelah pengurus lingkungan mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada BPBD Tangsel.
Baca Juga:
Ikuti Jejak ‘Perdamaian’ Pusat, Dua Kapolres di Serang Sambangi Jaksa-TNI
DPRD Tangsel Minta Dishub Evaluasi Pemasangan ‘Stick Cone’ di Rawabuntu
Sebagai tindak lanjut, BPBD telah mendistribusikan satu tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter ke kedua titik tersebut pada Senin (13/7).
“Kemarin kita sudah kirim air bersih satu tangki mobil dengan kapasitas 5.000 liter,” terangnya.
Baca Juga:
Ia juga mengimbau warga yang mulai mengalami kesulitan air bersih agar segera melapor melalui RT, RW, maupun pihak kelurahan agar bantuan dapat segera disalurkan.
Sebelumnya, titik kekeringan pertama di Tangsel pada 2026 terjadi di RT 02 RW 01 Kampung Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, yang berdampak pada 20 KK.
Dengan adanya tambahan dua titik baru tersebut, total warga terdampak kekeringan di Tangsel kini mencapai 55 KK.
Baca Juga:
Pabrik Uang Palsu Digerebek di Tangsel, Puluhan Juta Uang Palsu Siap Edar Disita
Gegara Bakar Sampah, Gudang di Serpong Utara Hangus Dilahap Si Jago Merah
Hari Pertama Masuk Sekolah, Sebagian Sekolah di Tangsel Belum Kembali Terima Makan Bergizi Gratis









