HARIANBANTEN.COM – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan segera memiliki trayek bus baru dalam waktu dekat. Trayek tersebut nantinya akan melintas dari titik Terminal Pondok Cabe hingga Alam Sutera.
Rencana itu diketahui setelah Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan dan Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel bertemu dengan pihak Jempol Trans di Puspemkot Tangsel, Rabu (19/8).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Utama Jempol Trans, Jimi Wijaya mengatakan, dalam pertemuan itu pihaknya membeberkan rencana untuk beroperasinya trayek baru Terminal Pondok Cabe-Alam Sutera.
Nantinya operasional trayek itu akan di ujicoba terlebih dahulu dalam tiga bulan, untuk melihat antusias warga.
Baca Juga:
Transum Pondok Cabe-Alam Sutera Segera Uji Coba, DPRD Tangsel Soroti Nasib Angkot Lokal
Bea Cukai Banten Musnahkan 41 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp62 Miliar
IGEL Hadirkan Now & Next Workspace & Endpoint Security Summit di Melbourne, Australia
“Dari Pondok Cabe ke Alam Sutera, itu yang kita akan trial dulu. Saya pakai 2 sampai 3 HiAce dulu, kan masih trial. Kan belum tahu masyarakat seperti apa kan untuk peminatnya,” kata Jimi ketika ditemui di Puspemkot Tangsel.
Ia mengungkapkan, alasan pihaknya memilih trayek itu tak terlepas dari potensi penumpang yang di nilai cukup besar.
Baca Juga:
60 Seconds to Tokyo: Sensasi Japanese Street Food di Lebih dari 130 Archipelago Hotels di Indonesia
Operasional trayek itu nantinya tidak menggunakan APBD untuk mensubsidi tarif penumpang.
Meski belum ada penetapan, namun tarif trayek itu diprakirakan seharga Rp20 sampai Rp25 ribu.
“Kisaran Rp20 sampai Rp25 ribu. Tapi gak tahu nanti ya, kita perlu diskusi,” tuturnya.
Baca Juga:
Ibu Dibegal Usai Antar Anak Sekolah di Serpong, Tangan Disayat Celurit hingga Berlumuran Darah
Kemenhum Banten dan LLDIKTI IV Teken Kerjasama, Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual Akademisi
Dalam tahap ujicoba itu nantinya jumlah penumpang akan menjadi acuan apakah trayek itu dipermanenkan atau tidak.
“Siapa tahu banyak, kalau saya inginnya peminat sampai dengan sehari 200 orang sampai 300 orang mungkin masuk. Kalau cuman 100 orang ya saya kan gak menutup biaya operasional,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat, pihaknya bersama Dishub Tangsel akan segera mematangkan konsep operasional trayek baru tersebut.
“Ini kita mempersiapkan dulu sama Dinas Perhubungan, izinnya dan lain-lainnya. Saya mempersiapkan unitnya, dari Dinas Perhubungan Halte-haltenya lagi disiap-siapkan sama mereka,” pungkasnya.










