Alarm Lingkungan! GP Ansor Tangsel Desak Audit Total Kawasan Taman Tekno

- Pewarta

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris PC GP Ansor Kota Tangsel, Amizarisma

Sekretaris PC GP Ansor Kota Tangsel, Amizarisma

HARIANBANTEN – Skandal pencemaran Sungai Jeletreng yang diduga kuat akibat tumpahan limbah kimia PT Biotek memicu gelombang protes. PC GP Ansor Kota Tangerang Selatan menuntut Pemkot dan Polres Tangsel melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap Kawasan Pergudangan Taman Tekno. Insiden kematian biota sungai ini dinilai sebagai bukti rapuhnya pengawasan industri di jantung kota.

Sekretaris PC GP Ansor Kota Tangsel, Amizarisma, mengkritik keras lemahnya penegakan regulasi. “Ini bukan sekadar kecelakaan, ini adalah ancaman serius bagi ekologi Tangsel. Bagaimana industri kimia bisa beroperasi tanpa Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang jelas? Pemkot jangan berkompromi dengan pengusaha yang mengabaikan keselamatan lingkungan,” tegas Amizarisma.

Desakan Aksi Nyata:
Transparansi Industri: Pemkot wajib membuka data izin dan sistem pengelolaan limbah B3 seluruh tenan di Taman Tekno.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investigasi Independen: Audit mendalam pada aspek kelaikan industri dan dampak lingkungan.

Uji Lab Terbuka: Transparansi hasil uji sampel air dan tanah kepada masyarakat luas.

Sanksi Tanpa Pandang Bulu: Penegakan hukum bagi perusak lingkungan.

Amizarisma menekankan bahwa pelaku pencemaran terancam sanksi berat sesuai UU PPLH, dengan denda hingga Rp15 miliar dan penjara 15 tahun. “Hak rakyat atas lingkungan sehat dijamin Pasal 28H UUD 1945. Jika tata kelola ini tidak dibenahi, kami akan terus mengawal kasus ini hingga ke jalur hukum,” pungkasnya.

Berita Terkait

Aksi Pecah Kaca Mobil di Tangsel, Dompet Hingga Laptop Raib Digondol Pelaku
Niat Bakar Sate, Pemuda Ciputat Malah Terbakar Usai Siram Arang Dengan Bensin
Lapak Kayu di Pondok Cabe Kebakaran, Kerugian Capai Rp500 Juta
Pemkot Tangsel Wanti-Wanti Limbah Hewan Kurban Tidak Dibuang Sembarangan
Penjelasan BMKG Soal Angin Kencang yang Hancurkan 33 Atap Rumah di Ciputat
Pemkot Tangsel Bagikan 10.000 Wadah Ramah Lingkungan Untuk Distribusi Daging Kurban
Belasan WN China Kedapatan Selundupkan 17,55 Kilogram Emas Senilai Rp45,73 Miliar
33 Rumah di Ciputat Rusak Akibat Diterjang Angin Kencang

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:36 WIB

Aksi Pecah Kaca Mobil di Tangsel, Dompet Hingga Laptop Raib Digondol Pelaku

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:10 WIB

Niat Bakar Sate, Pemuda Ciputat Malah Terbakar Usai Siram Arang Dengan Bensin

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:54 WIB

Lapak Kayu di Pondok Cabe Kebakaran, Kerugian Capai Rp500 Juta

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:05 WIB

Pemkot Tangsel Wanti-Wanti Limbah Hewan Kurban Tidak Dibuang Sembarangan

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:01 WIB

Penjelasan BMKG Soal Angin Kencang yang Hancurkan 33 Atap Rumah di Ciputat

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB