Harian Banten -Gubernur Banten Andra Soni menunjukkan ketegasan soal rotasi pejabat dengan menyatakan bahwa kewenangan mutasi ASN sepenuhnya ada di tangannya. Ia menyebut tengah mengevaluasi seluruh kinerja pejabat OPD dan siap melakukan penyegaran, terutama bagi yang terlalu lama menjabat di posisi yang sama.
Sikap tegas ini langsung menuai apresiasi dari Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul. Ia menilai, pernyataan Andra menjadi sinyal bahwa sang gubernur tengah menghadapi intervensi dari pihak luar yang mencoba bermain sebagai calo jabatan.
“Gubernur marah karena mencium ada oknum pejabat dan gerbong politik yang keliling menawarkan jabatan. Ini jelas mencederai prinsip meritokrasi,” ujar Adib, Kamis (31/7/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adib meyakini Andra Soni bukan tipe pemimpin yang bisa ditekan atau diintervensi. Menurutnya, Gubernur Banten akan menempatkan orang-orang profesional yang benar-benar layak berdasarkan kompetensi, bukan karena titipan.
Sebelumnya, Andra menegaskan bahwa mutasi bukan sekadar rotasi jabatan, tapi upaya penyesuaian antara kompetensi ASN dan kebutuhan organisasi.
“Kalau perlu disegerakan, saya akan segera lakukan,” tegasnya.








