HARIANBANTEN.COM – Maraknya olahraga padel ternyata turut berkontribusi besar terhadap pemasukan pemerintah daerah. Hingga Mei 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat pendapatan pajak dari olahraga tersebut mencapai ratusan juta.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel, Eki Herdiana menjelaskan, olahraga padel masuk dalam klasifikasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Jasa Kesenian atau Hiburan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga 18 Mei 2026, pendapatan pajak khusus dari olahraga padel telah mencapai Rp361 juta.
“Penerimaan pendapatan pajak daerah dari sektor PBJT jasa kesenian atau hiburan olahraga padel tahun 2026 senilai Rp.361.720.097 dan mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2025,” kata Eki dalam keterangan tertulis kepada Harianbanten, Rabu, 20 Mei 2026.
Baca Juga:
Pemkot Tangsel Ajak Warga Kurangi Plastik Sekali Pakai Saat Distribusi Daging Kurban
Pedagang Hewan Kurban di Tangsel Mengeluh Penjualan Sepi
Viral Teror Pocong di Pondok Ranji, Polisi: Pengamen Cosplay Menggunakan Pocong
Secara persentase, sejauh ini olahraga padel sudah menyumbang 1,53 persen penerimaan pajak khusus dari sektor PBJT Jasa Kesenian atau Hiburan yang kini telah mencapai Rp 23.683.948.016
Eki mengungkapoan, secara keseluruhan Bapenda Tangsel menargetkan pendapatan daerah tahun 2026 dari sisi pajak senilai Rp2,7 triliun.
Baca Juga:
Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Pandeglang Wafat di Mekkah
Lianlian DigiTech Perkuat Strategi di Timur Tengah, Hadirkan Layanan Pembayaran Resmi dari DIFC
Memasuki triwulan II ini, penerimaan pajak sudah mencapai Rp1,1 triliun atau 41,2 persen dari target yang ditetapkan.
“Penerimaan pendapatan pajak daerah sudah mencapai Rp.1.153.746.769.600 atau
sebesar 41,2%, hal ini menunjukan kinerja pendapatan pajak daerah Kota Tangerang
Selatan berjalan efektif,” tuturnya.
Meski demikian, Eki menyebut bahwa masih terdapat potensi lain yang bisa menjadi alternatif pendapatan Kota Tangsel.
Menurutnya jika potensi itu dimaksimalkan, maka pendapatan pajak daerah Kota Tangsel diprakirakan akan bisa menjadi lebih besar.
“Secara fiskal, potensi lain yang bisa menjadi alternatif pendapatan PBJT di Kota Tangerang Selatan selain olahraga padel, diantaranya event MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), konser, festival komunitas, expo otomotif dan lainnya,” pungkas Eki.










