Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp12,68 Miliar

- Pewarta

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten menggagalkan peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal. Penindakan itu merupakan hasil dari dua operasi yang dilakukan di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis (11/6).

 

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama menjelaskan, penindakan itu berawal dari informasi mengenai dugaan pengiriman rokok ilegal yang akan melintasi wilayah pengawasan Bea Cukai Merak.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menindaklanjuti informasi itu, petugas dari Kanwil Bea Cukai Banten dan bersama Bea Cukai Merak melakukan patroli darat dan pengamatan di kawasan Pelabuhan.

 

Dalam operasi itu, petugas menghentikan truk Colt Diesel dengan nomor polisi D 80XX FM. Ketika itu pengemudi berinisial JFR dan kernet JER tidak dapat menjelaskan muatan yang dibawa.

 

Ketika diperiksa, petugas menemukan ratusan rokok yang tidak dilengkapi pita cukai dengan total 2.912.000 batang.

 

“Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 182 karton rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) merek OK BOLD tanpa dilekati pita cukai sesuai ketentuan,” kata Djaka, Jumat, 12 Juni 2026.

 

Setelah itu, patroli berlanjut dengan petugas menghentikan truk Hino Fuso bernomor polisi BM 84XX DN yang dikemudikan RHMT.

 

Ketika diinterogasi, pengemudi tidak bisa menjelaskan secara detail muatan yang diangkut dalam mobil yang dikemudikannya.

 

“Saat bak truk dibuka, petugas menemukan 535 karton rokok jenis sigaret putih mesin (SPM) merek Double Happiness tanpa pita cukai yang disembunyikan di balik muatan pakan ternak. Jumlah rokok ilegal yang diamankan dari truk tersebut mencapai 5.350.000 batang,” ungkapnya.

 

Dari seluruh penindakan itu, petugas mengamankan rokok ilegal dengan total 8,2 juta batang.

 

“Dari kedua penindakan tersebut, Bea Cukai berhasil mengamankan total 8.262.000 batang rokok ilegal. Seluruhnya diperkirakan memiliki nilai mencapai Rp12,68 miliar,” tuturnya.

 

“Dengan potensi kerugian negara yang berhasil dicegah sebesar Rp7,9 miliar, mencakup nilai cukai, pajak rokok, dan Pajak Pertambahan Nilai Hasil Tembakau (PPN HT),” lanjutnya.

 

Saat ini para pengemudi maupun kernet masih menjalani pemeriksaan intensif.

 

Sementara khusus JFR telah ditetapkan sebagai tersangka dengan pertimbangan dan alat bukti yang cukup yaitu turut serta dalam kurang lebih 5 kali penjualan rokok ilegal dari daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk selanjutnya dibawa ke daerah Sumatera.

Berita Terkait

Satpam Dapur MBG di Ciputat Curi Ribuan Ompreng, Diduga Buat Beli Narkoba
Terungkap! Ini Alasan Kantor Kelurahan Rawa Buntu Dipindah
Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi
Kapolres Tangsel Bantah Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
Ditangkap Bareskrim, Status Kasat Narkoba Polres Tangsel Tunggu Keputusan PMJ
KUA-PPAS Disepakati, APBD Tangsel 2027 Diproyeksikan Rp4,96 Triliun
Geger! Bareskrim Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel Bersama Enam Anggota
Mayat Sudah Membusuk Gegerkan Warga Ciputat Timur

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:26 WIB

Satpam Dapur MBG di Ciputat Curi Ribuan Ompreng, Diduga Buat Beli Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:44 WIB

Terungkap! Ini Alasan Kantor Kelurahan Rawa Buntu Dipindah

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:30 WIB

Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi

Senin, 27 Juli 2026 - 20:54 WIB

Ditangkap Bareskrim, Status Kasat Narkoba Polres Tangsel Tunggu Keputusan PMJ

Senin, 27 Juli 2026 - 18:03 WIB

KUA-PPAS Disepakati, APBD Tangsel 2027 Diproyeksikan Rp4,96 Triliun

Berita Terbaru

Info Banten

Terungkap! Ini Alasan Kantor Kelurahan Rawa Buntu Dipindah

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:44 WIB

Info Banten

Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:30 WIB