Efek Parung Panjang! Truk Tambang Serbu Cilegon, Jalanan Macet Parah

- Pewarta

Senin, 6 Oktober 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten -Sejumlah titik persimpangan di Kota Cilegon dalam beberapa hari terakhir mengalami kemacetan parah akibat membludaknya truk-truk besar yang melintas. Kondisi ini terutama terasa pada jam-jam sibuk, membuat arus lalu lintas kerap terhenti.

Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Ridwan, membenarkan adanya lonjakan volume kendaraan berat dari arah Jakarta dan Jawa Barat menuju wilayah Bojonegara dan Puloampel.

“Ada beberapa faktor. Yang pertama peningkatan arus kendaraan dari Jawa Barat yang mau ke Puloampel,” kata AKP Ridwan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain karena jumlah truk yang meningkat, banyak kendaraan juga mengalami mogok di jalan sehingga semakin memperparah kepadatan. Polisi pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak mengatur waktu perjalanan supaya tidak terjebak macet.

Terpisah, Kapolsek Bojonegara IPTU Lazim Satria Wibowo mengungkapkan kemacetan paling parah terjadi di Exit Tol Cilegon Timur menuju Bojonegara. Penyebabnya, banyak truk tambang dari Jawa Barat yang kini memilih jalur tersebut.

Menurutnya, kondisi ini tak lepas dari kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang membatasi aktivitas tambang di Parung Panjang. Alhasil, para pengusaha mencari rute alternatif untuk distribusi hasil tambang.

“Saya tanya langsung sopir-sopirnya, ternyata mereka dari Jawa Barat yang terdampak kebijakan KDM. Akhirnya nyari alternatif ke sini,” jelas IPTU Lazim.

Sayangnya, sempitnya jalan arteri yang dilalui justru membuat kondisi lalu lintas semakin semrawut. Banyak truk memilih keluar tol dan masuk jalur arteri sehingga menambah sesak jalanan.

“Justru ini yang bikin crowded, truk-truk itu lewat arteri bukan tol, akhirnya jalannya penuh oleh kendaraan besar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Terungkap! Ini Alasan Kantor Kelurahan Rawa Buntu Dipindah
Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi
Kapolres Tangsel Bantah Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
Ditangkap Bareskrim, Status Kasat Narkoba Polres Tangsel Tunggu Keputusan PMJ
KUA-PPAS Disepakati, APBD Tangsel 2027 Diproyeksikan Rp4,96 Triliun
Geger! Bareskrim Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel Bersama Enam Anggota
Mayat Sudah Membusuk Gegerkan Warga Ciputat Timur
Rumah Warga di Pamulang Disatroni Maling Siang Hari, Perhiasan Hingga Motor Raib Digasak

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:44 WIB

Terungkap! Ini Alasan Kantor Kelurahan Rawa Buntu Dipindah

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:30 WIB

Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:45 WIB

Kapolres Tangsel Bantah Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 27 Juli 2026 - 20:54 WIB

Ditangkap Bareskrim, Status Kasat Narkoba Polres Tangsel Tunggu Keputusan PMJ

Senin, 27 Juli 2026 - 18:03 WIB

KUA-PPAS Disepakati, APBD Tangsel 2027 Diproyeksikan Rp4,96 Triliun

Berita Terbaru

Info Banten

Terungkap! Ini Alasan Kantor Kelurahan Rawa Buntu Dipindah

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:44 WIB

Info Banten

Wagub Banten: APBD Kabupaten Tangerang Hampir Lampaui APBD Provinsi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:30 WIB