HARIANBANTEN.COM – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, minta kepada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) untuk segera membuat sumur bor di wilayah yang masih mengalami kekeringan.
Langkah itu diperlukan agar masyarakat yang tinggal di wilayah rawan kekeringan tetap bisa mendapatkan air bersih jika musim kemarau berkepanjangan melanda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada beberapa titik saya minta Dinas Cipta Karya untuk membangun sumur bor, sumur air dalam,” kata Benyamin, Rabu, 15 Juli 2026.
Ia mengungkapkan, sejauh ini Pemkot Tangsel sudah membuat beberapa sumur bor di beberapa lokasi, hanya saja sumur tersebut belum mencakup seluruh wilayah yang mengalami kekeringan.
Baca Juga:
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
“Itu sudah kita lakukan, misalnya di perumahan Pesona Serpong, dan nanti merambah lagi ke titik-titik yang lainnya,” ungkapnya.
Sedangkan untuk wilayah yang belum memiliki sumur bor, untuk sementara diberikan fasilitas toren penampung air dengan kapasitas besar untuk menyimpan suplai air bersih yang diberikan Pemkot Tangsel.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
“Itu sudah kita lakukan untuk mengatasi kerawanan seperti ini,” tuturnya.
Di samping itu, lanjut Benyamin, salah satu langkah penanganan jangka pendek, Pemkot Tangsel akan mendistribusikan air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan.
“Saya sudah instruksi ke jajaran saya ya, ke teman-teman, untuk paling tidak dalam jangka pendek segera kirim air bersih ke lokasi-lokasi wilayah mana saja yang terdapat kekeringan,” pungkasnya.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
Diberitakan sebelumnya, kekeringan di Kota Tangsel kini semakin meluas yang tercatat terjadi di tiga titik.
Berdasarkan catatan BPBD Tangsel, tiga titik kekeringan diantaranya terjadi di RT 01 dan RT 02 RW 01, serta RT 04 RW 02, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu.
Akibat kekeringan itu total ada 55 Kepala Keluarga (KK) yang kini kesulitan air bersih.










