Harian Banten -Mantan Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, tidak hadir dalam acara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Serang masa jabatan 2025-2030 yang digelar pada Selasa pagi ini di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang.
Pelantikan resmi Ratu Rachmatu Zakiyah atau yang akrab disapa Ratu Zakiyah bersama Wakil Bupati Najib Hamas dilakukan langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dalam suasana penuh khidmat dan antusiasme.
Dari pantauan Harian Banten di lokasi, sosok mantan Bupati Serang yang selama ini dikenal aktif tersebut tidak tampak hadir. Sebagai pengganti, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Serang, Rudy Suhartanto, mewakili Ratu Tatu dalam menjalankan prosesi transisi kepemimpinan, termasuk agenda Sertijab dan pisah sambut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini Ibu Ratu Tatu Chasanah sedang menunaikan ibadah haji, sehingga prosesi Sertijab diwakilkan kepada Plh Bupati Rudy Suhartanto,” jelas Ida Nuraida, Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Serang.
Selain pelantikan dan Sertijab, acara juga diwarnai dengan arak-arakan meriah dan pesta rakyat yang melibatkan seni tradisional khas Serang. Ratu Zakiyah akan diarak dengan iringan pentas seni seperti rebana dan kuda kepang, yang merupakan kebudayaan khas Kecamatan Padarincang. Selama perjalanan arak-arakan, Ratu Zakiyah akan singgah untuk menunaikan salat Dzuhur di Pendopo Bupati.
Acara pelantikan ini semakin berkesan dengan kehadiran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto, yang tak lain adalah suami dari Ratu Zakiyah. Kehadiran tokoh nasional ini menambah semarak suasana dan menjadi dukungan kuat bagi kepemimpinan baru di Kabupaten Serang.
Dengan serah terima jabatan yang berjalan lancar, masyarakat Kabupaten Serang menyambut harapan baru di bawah kepemimpinan Ratu Zakiyah dan Najib Hamas untuk masa depan daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang








