Desak Menhub Tindak Tegas Truk ODOL, Ahmad Fauzi: Audit Nasional, Jangan Tunggu Korban Bertambah!

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 8 Mei 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Ahmad Fauzi. (Dok. PKB)

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Ahmad Fauzi. (Dok. PKB)

JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) didesak untuk tidak lagi menunda penindakan terhadap truk Over Dimension Over Load (ODOL) yang kian meresahkan dan mematikan.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Ahmad Fauzi, dalam rapat kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

“Pak Menteri, urusan ODOL ini harus ditangani serius. Belum lama ini korban jiwa adalah Gus Alam, anggota DPR RI, yang wafat karena menabrak truk ODOL tanpa lampu dimalam hari.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini, 11 guru PAUD meninggal karena ditabrak truk ODOL rem blong. Apakah kita harus terus menunggu korban?” tegas Fauzi.

Ia mempertanyakan keseriusan pengawasan terhadap truk ODOL dan meminta pemerintah segera bertindak konkret.

“Apa perlu dibuat pintu khusus di jalan tol agar truk ODOL bisa langsung dipinggirkan?”.

“Bagaimana sebenarnya konsep ramp check truk di lapangan? Sampai hari ini belum terlihat ada langkah nyata dari Kementerian,” ujar Ketua DPW PKB Banten ini.

Fauzi bahkan menyarankan agar Menteri Perhubungan menugaskan Wakil Menteri atau Direktur Jenderal Perhubungan Darat.

Untuk melakukan audit nasional terhadap kelayakan truk yang beroperasi di seluruh wilayah Indonesia.

“Lakukan audit seluruh truk. Tugaskan Wamen atau Dirjen Perhubungan Darat.”

“Dan kami minta ada laporan ke Komisi V—kapan bisa disampaikan, agar korban tidak terus berjatuhan,” pungkasnya.

Rapat tersebut merupakan bagian dari agenda pengawasan Komisi V DPR RI terhadap kinerja Kementerian Perhubungan, dengan fokus pada keselamatan transportasi dan penegakan aturan di lapangan.***

Berita Terkait

Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi
Buruh Demo Menara Indomaret di PIK, Minta Upah Lembur Dibayar
Sumbang Banyak Pengangguran, Jurusan Sekretaris hingga Akuntansi Bakal Dihapus dari SMK di Banten
Mulai 1 Juli 2026, RI Stop Impor Solar! B50 Jadi Senjata Baru Energi Nasional
Harga LPG 12 Kg Naik Tajam! Ini Alasan Pertamina yang Bikin Kaget
Harga BBM Tak Naik, Pertamina Berdarah-darah Rp 60 Triliun Sebulan!
Harga Plastik Naik! DLH Serang: Ini Saatnya Tinggalkan Sekali Pakai
Bukan Sekadar Hemat! Cara Pakai BBM Ini Bisa Selamatkan Masa Depan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:20 WIB

Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:31 WIB

Buruh Demo Menara Indomaret di PIK, Minta Upah Lembur Dibayar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sumbang Banyak Pengangguran, Jurusan Sekretaris hingga Akuntansi Bakal Dihapus dari SMK di Banten

Senin, 20 April 2026 - 13:56 WIB

Mulai 1 Juli 2026, RI Stop Impor Solar! B50 Jadi Senjata Baru Energi Nasional

Senin, 20 April 2026 - 13:56 WIB

Harga LPG 12 Kg Naik Tajam! Ini Alasan Pertamina yang Bikin Kaget

Berita Terbaru