Harga Plastik Naik! DLH Serang: Ini Saatnya Tinggalkan Sekali Pakai

- Pewarta

Jumat, 10 April 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Kenaikan harga plastik di pasaran ternyata tak melulu jadi kabar buruk. Di Kota Serang, kondisi ini justru dipandang sebagai peluang besar untuk mengubah kebiasaan masyarakat menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang menilai lonjakan harga plastik saat ini dapat menjadi momentum penting untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kepala Dinas LH Kota Serang, Farach Richi, menyebut fenomena ekonomi ini seharusnya membuka kesadaran masyarakat agar mulai beralih ke kemasan yang lebih berkelanjutan.

“Fenomena ekonomi ini semestinya mendorong masyarakat untuk berpikir ulang dalam menggunakan plastik sekali pakai dan mulai melirik kemasan yang lebih berkelanjutan,” kata Farach di Serang, Kamis.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan penggunaan wadah tradisional berbahan alami seperti besek dan anyaman bambu, yang dinilai tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga bagian dari warisan budaya yang mulai ditinggalkan.

“Kami mengajak kepada masyarakat, bahwa tradisi budaya kita itu tidak menggunakan plastik. Kita menggunakan wadah yang ramah lingkungan seperti besek atau anyaman bambu,” tuturnya.

Alternatif Wadah Ramah Lingkungan

Farach juga menjelaskan bahwa penggunaan bahan alami akan membantu mengurangi beban lingkungan karena lebih mudah terurai dibandingkan plastik yang membutuhkan waktu sangat lama untuk hancur.

“Yang pasti timbulan sampahnya berkurang. Alam juga untuk mengelola sampahnya akan lebih cepat,” jelas Farach.

Sebagai langkah konkret, DLH Kota Serang berkomitmen untuk mendukung masyarakat dengan menyediakan wadah non-plastik yang bisa digunakan berulang kali. Upaya ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengurangi dampak sampah plastik.

Kenaikan harga plastik bisa jadi titik balik perubahan. Di tengah tantangan ekonomi, ada peluang besar untuk kembali ke kebiasaan lama yang lebih bijak—demi lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Sumber Berita: banten.antaranews.com

Berita Terkait

2.387 Remaja Tangsel Depresi, DPRD Minta Pemkot Siapkan Langkah Penanganan
Sengketa Lahan UIN Jakarta vs Yayasan Syarif Hidayatullah, Walikota Tangsel: Jangan Sampai Ganggu KBM
2.387 Remaja Tangsel Alami Gejala Depresi
Hipertensi dan Diabetes Jadi Penyakit Paling Banyak di Derita Masyarakat Tangsel
Ahmad Najib Jabat Ketua PBPI Tangsel: Fokus Pembinaan Atlet Hingga Bidik Prestasi di PON 2032
Pria Ngamuk di Pasar Induk Tangerang, Bawa Obat Keras 1.110 Butir
76 Pelajar Tangsel Diberangkatkan ke Sekolah Rakyat Pandeglang
Pabrik Tahu dan Gudang Dekorasi di Pondok Aren Kebakaran, Kerugian Capai Rp2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:01 WIB

2.387 Remaja Tangsel Depresi, DPRD Minta Pemkot Siapkan Langkah Penanganan

Selasa, 1 September 2026 - 15:11 WIB

Sengketa Lahan UIN Jakarta vs Yayasan Syarif Hidayatullah, Walikota Tangsel: Jangan Sampai Ganggu KBM

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:30 WIB

2.387 Remaja Tangsel Alami Gejala Depresi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Hipertensi dan Diabetes Jadi Penyakit Paling Banyak di Derita Masyarakat Tangsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Ahmad Najib Jabat Ketua PBPI Tangsel: Fokus Pembinaan Atlet Hingga Bidik Prestasi di PON 2032

Berita Terbaru