Harian Banten — Ajang pencak silat paling bergengsi di Kota Tangerang Selatan kembali digelar. C’More Championship Jilid 2 Tahun 2025 akan berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Juli 2025 di Plaza Rakyat, Puspemkot Tangsel, memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Tangerang Selatan.
Acara ini terbagi dalam dua agenda utama. Pada 4 Juli, digelar Festival Pencak Silat Seni yang diikuti oleh peserta dari Perguruan pencak silat di kota tangerang selatan,tentunya yang terhimpun dalam wadah Ipsi Tangsel ,Festival ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Deden Deni, mengatakan bahwa festival ini menjadi ajang aktualisasi pembelajaran silat yang yang dikembangkan dalam kegiatan cmore championship.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pencak silat sudah menjadi muatan lokal pembelajaran di sarana pendidikan di,Ini juga jadi cara untuk menanamkan karakter dan cinta budaya sejak dini,” ungkapnya.

Dilanjutkan pada 5–6 Juli, digelar Kejuaraan Pencak Silat Cmore championship jilid 2 untuk Fighter & Seni. Kegiatan ini diselenggarakan oleh IPSI Kota Tangerang Selatan dan melibatkan berbagai perguruan silat serta sekolah di Kota Tangerang selatan,Bapak Satiyan,S.pd sebagai ketua Panitia Kejuaraan Cmore championship jilid 2.
Ketua IPSI Tangsel, Delima Bungsu Andy, menyebut kejuaraan ini sebagai bagian penting dari pembinaan prestasi atlet silat di Tangsel.
Baca Juga:
Muthmainah Mundur dari Jabatan Ketua DPC PKB Tangsel Terpilih, Fokus Jalankan Tugas Legislatif
“Festival dan kejuaraan ini saling melengkapi. Festival mengangkat sisi seni dan budaya, sementara kejuaraan mengasah kemampuan tanding dan sportivitas para pesilat,” jelasnya.
Selain pertandingan, kegiatan juga akan dimeriahkan dengan bazar UMKM, stand komunitas budaya, dan hiburan rakyat yang terbuka untuk umum.
Dengan penyelenggaraan C’More Championship Jilid 2, Pemerintah Kota Tangsel melalui Disdikbud dan IPSI Tangsel menegaskan komitmennya untuk melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya, sekaligus menjadikannya bagian dari pembinaan generasi muda di bidang pendidikan, seni, dan olahraga. Pencak silat sudah masuk muatan lokal pembelajaran di sekolah” kota tangerang selatan,maka dengan kegiatan ini pastinya akan menjadi motivasi kebanggaan keberadaan pencak silat di kota tangerang selatan.







