165 Santri ‘Duduk di Kursi Dewan’, DPRD Tangsel Ajarkan Politik sebagai Jalan Ibadah Sambut Hari Santri 2025

- Pewarta

Kamis, 9 Oktober 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdul Rasyid dan Ahmad Andi Wibowo berfoto bersama para santri peserta Sekolah Legislator Santri di Gedung DPRD Tangsel.

Abdul Rasyid dan Ahmad Andi Wibowo berfoto bersama para santri peserta Sekolah Legislator Santri di Gedung DPRD Tangsel.

Harian Banten– Suasana berbeda tampak di Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis, 9 Oktober 2025. Ratusan santri memenuhi ruang sidang wakil rakyat, bukan untuk berunjuk rasa, melainkan belajar langsung tentang dunia politik. Sebanyak 165 santri dari berbagai pesantren mengikuti program Sekolah Legislator Santri, sebuah inisiatif DPRD Tangsel untuk menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2025.

Ketua DPRD Tangsel, Abdul Rasyid, menegaskan politik bagi kalangan santri harus dipandang sebagai amanah, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

“Sejak masa perjuangan, ulama dan santri telah menjadi benteng kesadaran kebangsaan. Politik adalah bagian dari ibadah, dengan nilai akhlak sebagai pijakan: menegakkan keadilan, menolak penindasan, dan mengedepankan musyawarah,” tegasnya di hadapan para santri.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rasyid menambahkan, tradisi pesantren yang menanamkan disiplin, kemandirian, dan keikhlasan adalah bekal penting bagi santri untuk terjun ke ruang publik. “Santri masa kini bukan hanya penjaga moral, tetapi juga bisa menjadi inovator dalam politik, ekonomi, bahkan teknologi. Inilah saatnya santri membuktikan diri,” ujarnya penuh semangat.

Tak hanya mendengar teori, para santri juga diajak berdialog langsung dengan lima legislator Tangsel: Ketua DPRD Abdul Rasyid, Wakil Ketua DPRD Wanto Sugito, serta anggota Badrusalam, Ahmad Andi Wibowo, dan Muthmainnah. Mereka berbagi pengalaman tentang proses legislasi, komunikasi politik, hingga dinamika demokrasi di parlemen.

Perwakilan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) sekaligus Rabithah Ma’hid Islamiyah PCNU Tangsel, Irfan, menyebut program ini sebagai momentum bersejarah. “Santri duduk di kursi dewan, belajar langsung dari para wakil rakyat. Inilah cara kita menyiapkan generasi santri yang kritis, berwawasan, dan tetap berpegang pada nilai pesantren. Kick off Hari Santri Nasional 2025 di Tangsel dimulai dari sini,” pungkasnya.

Dengan kegiatan ini, DPRD Tangsel ingin meneguhkan pesan bahwa politik sejatinya bukan arena perebutan kepentingan semata, melainkan jalan pengabdian untuk bangsa dan agama.

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Khas Sekolah Negeri Mulai Tahun Ajaran 2026
Diamuk Massa,Pria di Ciputat Diduga Cabuli Bocah 12 Tahun
Pemkot Tangsel Anggarkan Rp51 Miliar Untuk Gaji Ke-13 ASN, Cair Bulan Ini
Terduga Pelaku Pencabulan di Ciputat Babak Belur Diamuk Massa
Datangi Klinik Gigi di Tangerang, Seorang Pria Tiba-tiba Tusuk Perawat
PPI Tangsel Sukses Gelar Lomba Pengibaran Bendera MPR RI, SMAN 2 Tangsel Wakili Banten ke Nasional
Polisi Kembalikan Mobil Korban Begal di Cisauk, 2 Pelaku Masih Pengejaran
Jari Warga Serpong Utara Bengkak Karena Cincin Tak Bisa Dilepas, Damkar Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:21 WIB

Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Khas Sekolah Negeri Mulai Tahun Ajaran 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Diamuk Massa,Pria di Ciputat Diduga Cabuli Bocah 12 Tahun

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:39 WIB

Pemkot Tangsel Anggarkan Rp51 Miliar Untuk Gaji Ke-13 ASN, Cair Bulan Ini

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:18 WIB

Terduga Pelaku Pencabulan di Ciputat Babak Belur Diamuk Massa

Senin, 1 Juni 2026 - 16:28 WIB

Datangi Klinik Gigi di Tangerang, Seorang Pria Tiba-tiba Tusuk Perawat

Berita Terbaru

Pers Rilis

Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:27 WIB

Info Banten

Diamuk Massa,Pria di Ciputat Diduga Cabuli Bocah 12 Tahun

Selasa, 2 Jun 2026 - 18:37 WIB