Longsor Ancam Permukiman, Bupati Tangerang Tinjau Bantaran Sungai Cidurian

- Pewarta

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor Ancam Permukiman, Bupati Tangerang Tinjau Bantaran Sungai Cidurian

Longsor Ancam Permukiman, Bupati Tangerang Tinjau Bantaran Sungai Cidurian

HARIANBANTEN – Ancaman longsor di bantaran Sungai Cidurian, Kampung Salapajang, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, kian mengkhawatirkan. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Kamis (8/1/2026) guna memastikan langkah penanganan cepat dan keselamatan warga tetap terjaga.

 

Peninjauan dilakukan menyusul tingginya curah hujan yang menyebabkan pergerakan tanah di sempadan sungai. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah, Camat Cisoka, Kapolsek Cisoka, Kepala Desa Carenang, serta unsur terkait lainnya. Rombongan melihat langsung kondisi tanah yang terus tergerus aliran sungai dan berpotensi longsor susulan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan sedikitnya enam rumah warga berada dalam zona paling rawan. Posisi bangunan yang sangat dekat dengan bibir sungai membuat keselamatan penghuninya terancam, terutama jika debit air Sungai Cidurian meningkat secara tiba-tiba.

 

“Kondisi tanah di sempadan sungai ini sudah tidak stabil. Jika hujan terus turun dan debit air naik, longsor bisa terjadi kapan saja. Enam rumah warga berada dalam risiko tinggi dan ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Moch. Maesyal Rasyid.

 

Ia menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Tangerang. Oleh karena itu, opsi penanganan darurat hingga jangka menengah harus segera dipersiapkan, termasuk kemungkinan relokasi warga dari zona rawan.

 

“Tidak memungkinkan masyarakat tetap tinggal di lokasi ini dalam kondisi cuaca ekstrem. Kita harus mengambil langkah cepat dan tepat agar tidak menunggu sampai terjadi korban,” lanjutnya.

 

Bupati juga memastikan bahwa Pemkab Tangerang akan memperkuat koordinasi lintas sektor dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau–Cidurian–Cisadane (C3), aparat keamanan, serta pemerintah kecamatan dan desa setempat untuk mempercepat penanganan teknis dan nonteknis.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah menjelaskan bahwa penanganan teknis Sungai Cidurian berada di bawah kewenangan BBWS C3 Kementerian Pekerjaan Umum.

 

“Kami telah menyampaikan laporan dan surat resmi kepada Balai C3. Saat ini koordinasi terus berjalan sambil menunggu langkah teknis yang akan dilakukan, termasuk penanganan tebing sungai,” jelas Iwan Firmansyah.

 

Ia menambahkan, sambil menunggu tindak lanjut dari BBWS, Pemkab Tangerang bersama kecamatan dan desa terus melakukan pemantauan intensif di lapangan, serta menyiapkan langkah antisipasi darurat bagi warga terdampak.

 

“Keselamatan warga adalah prioritas. Opsi relokasi sementara maupun permanen sedang dikaji, dengan mempertimbangkan kesiapan lahan dan kondisi sosial masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal
20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!
Ruang Kelas Tak Ada, Puluhan Siswa Siswa SD di Pandeglang Belajar di Musala
Pemerintah Siapkan 5 Kampung Nelayan Modern di Tangerang, Ada Pabrik Es!
Legislator PDIP Usul BPJS Digratiskan, Bandingkan Dengan MBG
Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higienis Terancam Ditutup
Detik-Detik Tragis di Daan Mogot: Pemotor Terseret dan Tewas di Tempat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Pemerintah Siapkan 5 Kampung Nelayan Modern di Tangerang, Ada Pabrik Es!

Kamis, 16 April 2026 - 15:50 WIB

Legislator PDIP Usul BPJS Digratiskan, Bandingkan Dengan MBG

Berita Terbaru