Karni Ilyas Diperiksa! Kasus Ijazah Jokowi Masuk Babak Baru

- Pewarta

Kamis, 2 April 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Kasus dugaan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali memanas. Kali ini, nama jurnalis senior Karni Ilyas ikut terseret dalam pusaran penyidikan yang terus dikembangkan oleh Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya terus mengusut dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Presiden Joko Widodo dengan memeriksa sejumlah saksi kunci, termasuk Karni Ilyas. Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik Subdit Keamanan Negara Ditreskrimum pada Selasa, 31 Maret, sebagai bagian dari pendalaman kasus.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap Karni Ilyas sebagai saksi terkait peristiwa tersebut,” ujar Kombes Budi Hermanto.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Karni hadir memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan keterangan yang dibutuhkan guna mengungkap fakta secara menyeluruh. Polisi juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah petinggi media terkait penayangan isu tersebut di program televisi.

“Penyidik masih mendalami berbagai keterangan saksi untuk mengembangkan perkara ini,” lanjut Budi.

Salah satu yang turut dipanggil adalah Pemimpin Redaksi iNews, Aiman Witjaksono, yang akan diperiksa terkait program “Rakyat Bersuara”. Pemeriksaan yang semula dijadwalkan pada 30 Maret itu diundur menjadi 2 April atas permintaan yang bersangkutan.

Dalam perkembangan sebelumnya, penyidik telah menetapkan delapan tersangka yang terbagi dalam dua klaster. Beberapa di antaranya bahkan telah mengajukan restorative justice, seperti Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, yang kini perkaranya dihentikan melalui SP3.

“Proses hukum tetap berjalan dan pengembangan dilakukan berdasarkan alat bukti yang ada,” tegas Budi.

Kasus ini masih terus bergulir dan membuka kemungkinan munculnya fakta-fakta baru. Publik kini menanti kejelasan dari proses hukum yang diharapkan berjalan transparan dan objektif.

Sumber Berita: lambeturah.co.id

Berita Terkait

Ribuan Kursi SMP Negeri Masih Kosong! SPMB Tahap III Tangsel Resmi Dibuka
Resmi! GP Ansor Gugat SK Perpanjangan Sekda Tangsel ke PTUN, Legalitasnya Kini Diuji
Empat Flyover Perlintasan Sebidang di Banten Diusulkan Ahmad Fauzi, Prioritaskan Serpong, Jombang, Pondok Ranji, dan Pasar Rangkasbitung
Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi
Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting
Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi
Survei Kepuasan Pemerintah di Atas 70 Persen Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:16 WIB

Ribuan Kursi SMP Negeri Masih Kosong! SPMB Tahap III Tangsel Resmi Dibuka

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:54 WIB

Resmi! GP Ansor Gugat SK Perpanjangan Sekda Tangsel ke PTUN, Legalitasnya Kini Diuji

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:17 WIB

Empat Flyover Perlintasan Sebidang di Banten Diusulkan Ahmad Fauzi, Prioritaskan Serpong, Jombang, Pondok Ranji, dan Pasar Rangkasbitung

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:58 WIB

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:15 WIB

Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi

Berita Terbaru

Info Banten

Benyamin Davnie Lantik 57 Pejabat di Lingkungan Pemkot Tangsel

Selasa, 21 Jul 2026 - 22:11 WIB