HARIANBANTEN.COM – Jagat media sosial dihebohkan dengan viralnya dugaan child grooming di SMK Letris Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Akibat kejadian itu Kepala Sekolah (Kepsek) dikabarkan dinonaktifkan.
Pihak Yayasan melalui akun instagram resminya @letrispamulangofficial telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait isu tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yayasan mengambil langkah untuk menonaktifkan Kepsek tersebut sembari melakukan proses pemeriksaan internal.
Langkah itu diambil untuk menjunjung tinggi transparansi selama proses pemeriksaan internal berlangsung.
Baca Juga:
Ibu Dibegal Usai Antar Anak Sekolah di Serpong, Tangan Disayat Celurit hingga Berlumuran Darah
Kemenhum Banten dan LLDIKTI IV Teken Kerjasama, Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual Akademisi
Lancia Consult Raih Great Place To Work® Certification™ di Empat Negara
“Saat ini yang bersangkutan telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya hingga proses pemeriksaan internal dinyatakan selesai sepenuhnya,” tulis pernyataan tersebut, dilihat Jumat, 15 Mei 2026.
Pihak yayasan juga dikabarkan telah membentuk tim khusus untuk menginvestigasi dugaan kasus tersebut.
Baca Juga:
COMAU RAIH “OUTSTANDING PARTNER AWARD”, HORSE POWERTRAIN PRODUKSI TIGA JUTA UNIT TRANSMISI
COMAU RAIH “OUTSTANDING PARTNER AWARD”, HORSE POWERTRAIN PRODUKSI TIGA JUTA UNIT TRANSMISI
“Yayasan telah membentuk tim khusus untuk mendalami fakta-fakta yang ada,” bebernya.
Yayasan pun memastikan akan mengungkap dugaan kasus tersebut secara adil dan transparan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini secara adil, tegas dan sesuai dengan aturan hukum serta kode etik pendidikan yang berlaku,” lanjutnya.
Baca Juga:
Aliran Air Kosambi Barat Kembali Normal, PERUMDAM TKR Pastikan Pelayanan Terus Dipantau
Bus Trayek Terminal Pondok Cabe-Alam Sutera Akan Segera Uji Coba di Tangsel
Sebelumnya dugaan child grooming yang terjadi di SMK Letris Pamulang viral di media sosial X (sebelumnya twitter) melalui sebuah utas, namun saat ini utas tersebut sudah tidak bisa diakses.
Utas tersebut menampilkan percakapan serta dokumentasi yang menampilkan kedekatan antara keduanya.
Saat ini isu tersebut sudah menjadi atensi pihak Kepolisian. Jajaran Satreskrim Polres Tangsel pun mulai menyelidiki informasi tersebut.










