Siswi SMK Letris Pamulang Ngaku Pernah di DM Kepsek, Korban Kemungkinan Tidak Hanya 1

- Pewarta

Senin, 18 Mei 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Mantan Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Letris Pamulang berinisial AMA yang diduga terlibat kasus _child grooming_ ternyata pernah mengirim _Direct Message_ (DM) ke siswinya.

 

Hal itu diketahui setelah dugaan kasus tersebut ramai menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial sehingga memantik siswi lain berani berbicara.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Letris Pamulang, Firdaus Shaugie mengatakan, salah satu siswi mengaku dirinya pernah di-DM oleh AMA.

 

Pengakuan itu disampaikan siswi tersebut dalam aksi damai yang digelar Senin siang (18/5) di lingkungan sekolah.

 

“Baru tadi dibuka lah tuh, oh ternyata Kepala Sekolah tahun 2024 itu pernah DM salah satu siswi,” kata Firdaus saat ditemui di SMK Letris Pamulang, Senin, 18 Mei 2026.

 

Pihak sekolah sendiri mengaku baru mengetahui adanya informasi tersebut. Pasalnya selama ini para siswi tidak berani untuk bercerita.

 

Ia menuturkan, percakapan dalam isi pesan tersebut, AMA yang saat itu masih menjabat sebagai Kepsek membuka ruang curhat di ruangannya.

 

“Isi DM intinya ‘kamu punya bakat apa?kalau kamu punya bakat tertentu boleh sini curhat di ruangan bapak atau datang ke ruangan bapak’ intinya sih seperti itu,” tuturnya.

 

Menurutnya korban dugaan child grooming tidak hanya satu orang. Pihak sekolah pun minta kepada para siswi untuk berani berbicara jika merasa menjadi korban.

 

“Yes mungkin (ada siswi lain yang diduga jadi korban), kemungkinan ada. Makanya tadi, hari ini kita minta mereka untuk _speak up_, tapi tadi baru ada satu yang pernah katanya di-DM sama bapak Kepala Sekolah,” pungkasnya.

 

Pihak yayasan sendiri telah menonaktifkan permanen AMA sebagai Kepsek SMK Letris sejak Sabtu (16/5).

 

Kasus tersebut pun saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian.

Berita Terkait

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Hore! Ribuan Pekerja Informal di Tangsel Berpeluang Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis
Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi
Kejari Tangsel Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Gadai Syariah di Cabang Pondok Aren
Usai Alami Kram Otot di DPRD, Benyamin Davnie Jalani Bekam dan Tetap Hadiri Agenda di Pendopo Gubernur Banten
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
20 Ton Pestisida Terbakar, Pengelola Taman Tekno BSD Digugat Rp27 Miliar
Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkotika Senilai Rp97,87 Miliar Melalui Bandara Soekarno-Hatta, 4 WNA Ditangkap

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:58 WIB

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:51 WIB

Hore! Ribuan Pekerja Informal di Tangsel Berpeluang Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:15 WIB

Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:16 WIB

Kejari Tangsel Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Gadai Syariah di Cabang Pondok Aren

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:24 WIB

Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis

Berita Terbaru