HARIANBANTEN.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengusulkan agar lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan nasional dikelola oleh pemerintah daerah (Pemda).
Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat mengatakan, pengelolaan oleh Pemda akan mempercepat proses perbaikan saat terjadi kerusakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bahwa Tangsel siap menerima kalau dihibahkan demi pelayanan percepatan, pelayanan terhadap masyarakat,” kata Ayep saat dikonfirmasi, Sabtu, 6 Juni 2026.
Ayep menyebut terdapat 211 titik PJU di jalan nasional yang tercatat sebagai aset pemerintah pusat.
Pemkot Tangsel, kata dia, siap mengelola seluruh lampu tersebut demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Namun, ia menegaskan proses pengalihan aset harus dilakukan sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku.
Baca Juga:
Solusi Cerdas Berorientasi Global dari Tianjin: Membawa Teknologi Mutakhir ke Kehidupan Sehari-hari
UIN Jakarta Tantang Pengelola SD Pembangunan Pamulang Tunjukkan Legalitas Yayasan
Penjelasan UIN Jakarta Soal Keributan di Sekolah Pamulang, Singgung Soal Legalitas
“Tapi dengan catatan dalam keadaan menyala, dalam keadaan baik dan tahapan serah terimanya, prosedurnya di jalani gitu tahapannya,” ungkapnya.
Menurut Ayep, usulan itu muncul karena Dishub kerap menerima keluhan terkait banyaknya PJU yang tidak berfungsi, terutama di wilayah perbatasan dengan DKI Jakarta.
“Karena kan ini mukanya Tangsel gitu kan ya Jalan Nasional Jalan Ciputat tuh mukanya Tangsel berbatasan dengan DKI. Masa DKI terang di kita gelap, kan yang jelek masyarakat kita. Terus rawan juga kan,” tuturnya.
Baca Juga:
Viral Keributan di Madrasah Pembangunan Pamulang, Disebut Libatkan UIN Jakarta
10 PJU Jalan Nasional di Tangsel Mati, Pemkot Minta Kemenhub Segera Diperbaiki
Jika aset tersebut dikelola Pemda, perbaikan lampu yang rusak dapat dilakukan lebih cepat.
Ayep menegaskan seluruh biaya pemeliharaan, termasuk listrik, akan menjadi tanggung jawab Pemkot Tangsel.
“Kan masyarakat tahunya bahwa itu Tangsel kan. (Nanti) bayar listrik kita pakai APBD, kita menyanggupi, karena saya juga berani bicara seperti ini karena sudah koordinasi dengan pimpinan,” pungkasnya.









