Sering Diprotes Warga, Dishub Tangsel Usul PJU Jalan Nasional Dikelola Pemda

- Pewarta

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengusulkan agar lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan nasional dikelola oleh pemerintah daerah (Pemda).

 

Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat mengatakan, pengelolaan oleh Pemda akan mempercepat proses perbaikan saat terjadi kerusakan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Bahwa Tangsel siap menerima kalau dihibahkan demi pelayanan percepatan, pelayanan terhadap masyarakat,” kata Ayep saat dikonfirmasi, Sabtu, 6 Juni 2026.

 

Ayep menyebut terdapat 211 titik PJU di jalan nasional yang tercatat sebagai aset pemerintah pusat.

 

Pemkot Tangsel, kata dia, siap mengelola seluruh lampu tersebut demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

 

Namun, ia menegaskan proses pengalihan aset harus dilakukan sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku.

 

“Tapi dengan catatan dalam keadaan menyala, dalam keadaan baik dan tahapan serah terimanya, prosedurnya di jalani gitu tahapannya,” ungkapnya.

 

Menurut Ayep, usulan itu muncul karena Dishub kerap menerima keluhan terkait banyaknya PJU yang tidak berfungsi, terutama di wilayah perbatasan dengan DKI Jakarta.

 

“Karena kan ini mukanya Tangsel gitu kan ya Jalan Nasional Jalan Ciputat tuh mukanya Tangsel berbatasan dengan DKI. Masa DKI terang di kita gelap, kan yang jelek masyarakat kita. Terus rawan juga kan,” tuturnya.

 

Jika aset tersebut dikelola Pemda, perbaikan lampu yang rusak dapat dilakukan lebih cepat.

 

Ayep menegaskan seluruh biaya pemeliharaan, termasuk listrik, akan menjadi tanggung jawab Pemkot Tangsel.

 

“Kan masyarakat tahunya bahwa itu Tangsel kan. (Nanti) bayar listrik kita pakai APBD, kita menyanggupi, karena saya juga berani bicara seperti ini karena sudah koordinasi dengan pimpinan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gelapkan Uang Majikan Rp25 Juta, Sopir di Serpong Ditangkap Polisi
Polisi Tangkap 7 Tersangka Pembunuhan TNI AD di Tangerang, 2 Orang Masih Diburu
Motif Pembunuhan Anggota TNI AD di Tangerang Dipicu Rebutan Pesanan Sate Taichan
Heboh! Warga Rawa Buntu Tolak Kantor Kelurahan Dipindah, Singgung Sejarah 80 Tahun
Membangun Jembatan Lintas Negara: Mahasiswa BBK International 8 Ikuti Pertukaran Budaya dengan Ueno High School Jepang
Marak Kasus Kekerasan Anak, Fraksi PDIP DPRD Tangsel Kaji Pembentukan KPAD
LBH GP Ansor Bela Warga Legoso, Minta Pemkot Tangsel Buka Kajian Sebelum Pembongkaran
Bangunan Diminta Kosong Sebelum September, Warga Legoso: Kami Tidak Terima!

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gelapkan Uang Majikan Rp25 Juta, Sopir di Serpong Ditangkap Polisi

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:46 WIB

Polisi Tangkap 7 Tersangka Pembunuhan TNI AD di Tangerang, 2 Orang Masih Diburu

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:43 WIB

Motif Pembunuhan Anggota TNI AD di Tangerang Dipicu Rebutan Pesanan Sate Taichan

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:42 WIB

Heboh! Warga Rawa Buntu Tolak Kantor Kelurahan Dipindah, Singgung Sejarah 80 Tahun

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:58 WIB

Membangun Jembatan Lintas Negara: Mahasiswa BBK International 8 Ikuti Pertukaran Budaya dengan Ueno High School Jepang

Berita Terbaru

Info Banten

Gelapkan Uang Majikan Rp25 Juta, Sopir di Serpong Ditangkap Polisi

Sabtu, 25 Jul 2026 - 11:43 WIB