HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menambah anggaran sekitar Rp400 juta untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bus sekolah gratis.
Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, penambahan anggaran itu dilakukan agar operasional bus sekolah tetap berjalan sampai akhir tahun.
Pasalnya, harga minyak yang sempat naik beberapa waktu lalu membuat anggaran yang sudah dialokasikan tidak cukup untuk menopang operasional sampai akhir tahun 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau untuk itu (penambahan anggaran) sekira Rp400 juta. Selisihnya Rp400 juta untuk bensin,” kata Pilar seusai meninjau persiapan armada bus sekolah dalam menyambut tahun ajaran baru di Terminal BSD, Jumat, 10 Juli 2026.
Ia mengungkapkan, anggaran ratusan juga itu didapat dari hasil efisiensi maupun pergeseran terhadap beberapa program yang ada di Dishub Tangsel.
“Jadi sudah ada pergeseran anggaran. Ada anggaran Dishub yang dimaksimalkan untuk di situ (bus sekolah),” ungkapnya.
Menurutnya langkah itu diperlukan agar pelayanan bus sekolah bisa tetap terus beroperasi, apalagi dalam waktu dekat aktivitas sekolah sudah kembali masuk.
Baca Juga:
BPBD Ungkap Seluruh Wilayah Tangsel Masuk Peta Potensi Kekeringan, Setu Paling Rawan
Dampak Fenomena El Nino Godzila, Kekeringan di Tangsel Berpotensi Meluas
Puluhan Keluarga di Kranggan Tangsel Kekeringan, Aktivitas Warga Terganggu Akibat Krisis Air
“Jadi tidak ada alasan bus sekolah gratis tidak bisa beroperasi gara-gara misalkan tidak ada bensin,” pungkasnya.







