DPRD Tangsel Minta Dishub Evaluasi Pemasangan ‘Stick Cone’ di Rawabuntu

- Pewarta

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Anggota Komisi IV DPRD Tangerang Selatan (Tangsel), Julham Firdaus, turut menyoroti pemasangan stick cone atau pembatas jalan di ruas jalan Raya Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, yang dinilai justru membuat kemacetan semakin panjang.

 

Ia mengatakan, pemasangan stick cone merupakan upaya untuk mengurangi titik konflik kendaraan sehingga meminimalisir kemacetan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurutnya untuk mengurai kemacetan di wilayah Rawa Buntu tidak bisa hanya dengan pemasangan stick cone, melainkan harus menerjunkan juga petugas ke lapangan untuk membantu mengatur lalu lintas.

 

“Kalau menerapkan aturan ya (petugas) harus standby di lapangan dong,” kata Julham ketika dikonfirmasi, Selasa, 14 Juli 2026.

 

Pasalnya, lanjut Julham, pemasangan pembatas jalan itu membuat pengendara yang sebelumnya bisa langsung masuk ke Stasiun Rawa Buntu kini sudah tidak bisa lagi.

 

“Kan orang kaget nih, ya petugas standby dong, memberikan edukasi, membantu pemantauan, lalu juga membantu pengaturan lalu lintas,” ungkapnya.

 

Tak hanya itu, politisi Partai Demokrat itupun minta Dinas Perhuhungan (Dishub) Tangsel untuk berani menertibkan angkutan perkotaan (angkot) yang kedapatan sering ngerem di bahu jalan.

 

Menurutnya kondisi itu juga memperparah kemacetan karena membuat ruas jalan semakin menyempit.

 

“Tidak boleh ada pengeteman angkot di ruas jalan. Kalau ada angkot mau ngetem, ya di bawah itu loh masuk ke dalam Stasiun,” pungkasnya.

 

Diberitakan sebelumnya, arus lalu lintas di jalan Raya Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dinilai menjadi lebih macet setelah adanya pemasangan stick cone atau pembatas jalan.

 

Stick cone itu dipasang tepat setelah u-turn terlindung atau putaran balik menuju arah akses tol hingga ITC BSD.

 

Salah seorang pengendara, Toni mengatakan, adanya stick cone itu justru membuat kemacetan semakin mengular panjang.

 

“Malah makin macet. Tadi pagi macet banget,” kata Toni kepada HarianBanten, Senin, 13 Juli 2026.

 

Sebagai pengendara, ia sendiri tidak mengetahui pasti alasan dipasangnya pembatas jalan tersebut. Namun ia menduga agar pengendara tidak langsung berbelok ke Stasiun setelah memutar balik.

 

“Mungkin dipasang itu tujuannya biar gak langsung belok ke Stasiun, tapi tetap saja macet,” ungkapnya.

Berita Terkait

Ikuti Jejak ‘Perdamaian’ Pusat, Dua Kapolres di Serang Sambangi Jaksa-TNI
Kekeringan di Tangsel Meluas Jadi 3 Titik, 55 KK Kesulitan Air Bersih
200 Guru di Tangsel Ikut Pelatihan PP TUNAS, Ini Langkah Sinar Mas Land dan Komdigi Lindungi Anak di Era Digital
Pabrik Uang Palsu Digerebek di Tangsel, Puluhan Juta Uang Palsu Siap Edar Disita
Gegara Bakar Sampah, Gudang di Serpong Utara Hangus Dilahap Si Jago Merah
Hari Pertama Masuk Sekolah, Sebagian Sekolah di Tangsel Belum Kembali Terima Makan Bergizi Gratis
Stick Cone Rawa Buntu Tuai Protes, Dishub Tangsel Klaim Justru Bikin Lalu Lintas Lebih Lancar
Pemasangan Stick Cone di Rawa Buntu Dinilai Bikin Lalu Lintas Jadi Lebih Macet

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:15 WIB

Ikuti Jejak ‘Perdamaian’ Pusat, Dua Kapolres di Serang Sambangi Jaksa-TNI

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:21 WIB

Kekeringan di Tangsel Meluas Jadi 3 Titik, 55 KK Kesulitan Air Bersih

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:25 WIB

DPRD Tangsel Minta Dishub Evaluasi Pemasangan ‘Stick Cone’ di Rawabuntu

Senin, 13 Juli 2026 - 21:37 WIB

200 Guru di Tangsel Ikut Pelatihan PP TUNAS, Ini Langkah Sinar Mas Land dan Komdigi Lindungi Anak di Era Digital

Senin, 13 Juli 2026 - 19:51 WIB

Pabrik Uang Palsu Digerebek di Tangsel, Puluhan Juta Uang Palsu Siap Edar Disita

Berita Terbaru