Banjir Jadi Musuh Bersama, Kolaborasi Pemkab dan Swasta Jadi Sorotan

- Pewarta

Kamis, 23 April 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Upaya serius mengatasi banjir kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan langkah yang tak biasa, melibatkan perusahaan hingga warga untuk merelakan bangunan mereka dibongkar.

Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mempercepat penanganan banjir melalui normalisasi Kali Cirarab yang melintasi Kecamatan Sepatan dan Pasar Kemis. Tidak hanya fokus pada infrastruktur, langkah ini juga mengedepankan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pihak swasta. Salah satu bentuk nyata terlihat dari kesediaan PT Intek membongkar bangunan yang melanggar garis sempadan sungai (GSS) setelah dilakukan koordinasi bersama pemerintah daerah.

“Kami sudah sampaikan dan alhamdulillah pihak PT Intek bersedia mematuhi ketentuan GSS dan akan melakukan pembongkaran secara mandiri. Ini bentuk kepedulian dan kesadaran terhadap kepentingan umum,” ujarnya, melansir tangerangkab.go.id, Selasa (21/4/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah normalisasi ini ditargetkan mampu menekan risiko banjir sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat di sekitar bantaran sungai. Setelah pembongkaran rampung, pemerintah akan melanjutkan pengerukan sungai serta pembangunan turap bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Program ini juga mencakup wilayah lain seperti Jayanti dan Kresek yang masih dalam tahap tender.

“Setelah dinormalisasi dan dilakukan penurapan, insyaallah wilayah ini diharapkan tidak lagi terdampak banjir. Ini adalah langkah jangka panjang untuk keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” jelas Maesyal.

“Di wilayah Sepatan, ada tiga perusahaan yang akan membongkar secara mandiri. Di Pasar Kemis juga masyarakat, termasuk pelaku usaha dan tempat ibadah, sudah mulai melakukan pembongkaran,” ucap Maesyal.

Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat ini menjadi contoh nyata bahwa penanganan banjir bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan kerja bersama demi masa depan lingkungan yang lebih aman.

Sumber Berita: regional.kompas.com

Berita Terkait

Nekat Jual Miras Terbuka, Toko di Karang Tengah Digulung! 400 Botol Diamankan
Pro-Kontra Memanas! Alih Fungsi Lahan Picu Aksi Ratusan Warga di Tigaraksa
Gulma Asing dari Australia Nyaris Masuk Indonesia, Ini Tindakan Tegas Karantina
DPRD Pandeglang Bongkar Potensi “Tersembunyi” Pajak Parkir Wisata, PAD Bisa Melejit!
391 Jamaah Berangkat, Menhaj Janjikan Layanan Terbaik di Tengah Kekhawatiran Timur Tengah
Aliran Kali Hilang, Mall Bintaro XChange Diduga Jadi Biang Banjir Pondok Aren!
2 Kg Sabu Nyaris Lolos di Soetta, Kurir Dibekuk BNNP Banten!
BGN Wajibkan Dapur MBG Upload Menu Harian, Pemda Banten Diminta Siaga

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:09 WIB

Nekat Jual Miras Terbuka, Toko di Karang Tengah Digulung! 400 Botol Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 13:09 WIB

Pro-Kontra Memanas! Alih Fungsi Lahan Picu Aksi Ratusan Warga di Tigaraksa

Kamis, 23 April 2026 - 13:09 WIB

Gulma Asing dari Australia Nyaris Masuk Indonesia, Ini Tindakan Tegas Karantina

Kamis, 23 April 2026 - 13:09 WIB

DPRD Pandeglang Bongkar Potensi “Tersembunyi” Pajak Parkir Wisata, PAD Bisa Melejit!

Kamis, 23 April 2026 - 08:05 WIB

391 Jamaah Berangkat, Menhaj Janjikan Layanan Terbaik di Tengah Kekhawatiran Timur Tengah

Berita Terbaru