Dapur SPPG Pandeglang Diduga Belum Penuhi Standar

- Pewarta

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapur SPPG Pandeglang Diduga Belum Penuhi Standar

Dapur SPPG Pandeglang Diduga Belum Penuhi Standar

HARIANBANTEN – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang menjadi sorotan. Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Pandeglang menilai sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga belum memenuhi standar teknis, namun telah beroperasi melayani penerima manfaat.

Sekretaris Umum DPD KNPI Pandeglang periode 2025–2029, Entis Sumantri, mengatakan pihaknya menemukan indikasi ketidaksesuaian sarana dan prasarana dapur dengan petunjuk pelaksanaan dan teknis yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kami melihat ada dapur yang diduga belum sesuai spesifikasi, tetapi sudah berjalan. Ini perlu evaluasi agar tidak berdampak pada kualitas makanan dan keamanan penerima manfaat,” ujar Entis, Jumat (20/2/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, standar kelayakan dapur bukan sekadar administratif, melainkan berkaitan langsung dengan kualitas gizi dan keamanan pangan. KNPI juga menyoroti dugaan penggunaan peralatan dapur yang belum memenuhi spesifikasi, termasuk perlengkapan penyajian yang seharusnya memiliki sertifikasi tertentu.

Selain aspek teknis, Entis turut menyinggung dugaan potensi konflik kepentingan dalam pengelolaan SPPG. Menurutnya, jika terdapat keterlibatan oknum pejabat atau pihak tertentu dalam pengelolaan program, hal itu harus ditelusuri secara transparan melalui mekanisme resmi.

“Program ini memiliki tujuan mulia. Jangan sampai pelaksanaannya justru menimbulkan persoalan tata kelola yang dapat merusak kepercayaan publik,” tegasnya.

DPD KNPI Pandeglang mendesak Badan Gizi Nasional bersama instansi terkait segera melakukan monitoring dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh dapur SPPG di wilayah tersebut. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan operasional berjalan sesuai standar dan regulasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPPG maupun pemerintah daerah terkait dugaan tersebut. Publik menantikan langkah konkret guna memastikan program MBG di Pandeglang berjalan optimal dan tepat sasaran.

Berita Terkait

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?
Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel
Warga Serpong Lagoon yang Alami Muntaber Kembali Bertambah Jadi 176, 2 Anak Masih Dirawat
Warga Lagoon Serpong Tuntut Kompensasi Muntaber Massal, Wakil Walikota Tangsel Minta Perusahaan Bertanggung Jawab
Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:34 WIB

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:35 WIB

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel

Berita Terbaru

Info Banten

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:35 WIB