Dibentuk Massal, Jalan Bertahap: Nasib Koperasi Merah Putih di Tangsel Terungkap

- Pewarta

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koperasi Merah Putih

Koperasi Merah Putih

HARIANBANTEN – Program Koperasi Merah Putih di Kota Tangerang Selatan mulai menunjukkan perkembangan, namun belum sepenuhnya berjalan optimal. Hingga saat ini, 23 Koperasi Merah Putih telah beroperasi, tetapi baru satu koperasi yang memiliki gerai usaha sendiri.

Kondisi tersebut mencerminkan strategi pemerintah daerah yang lebih menekankan pada pembentukan kelembagaan secara masif, sementara penguatan usaha dan sarana fisik dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan masing-masing koperasi.

Pemerintah melalui Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjelaskan bahwa status koperasi “beroperasi” berarti telah memiliki badan hukum, kepengurusan aktif, serta mulai menjalankan aktivitas koperasi. Namun, kepemilikan gerai fisik masih menjadi tahap lanjutan yang membutuhkan kesiapan modal dan manajemen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu koperasi yang telah memiliki gerai mandiri saat ini dijadikan percontohan, sekaligus evaluasi awal untuk pengembangan koperasi lainnya di tingkat kelurahan.

Pemkot Tangsel menilai keberhasilan koperasi tidak diukur dari jumlah semata. Fokus utama saat ini adalah penguatan sumber daya manusia pengurus, tata kelola koperasi, serta pemetaan potensi usaha lokal agar koperasi dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan.

Langkah ini dinilai penting agar koperasi benar-benar mampu menjadi penggerak ekonomi warga, bukan sekadar memenuhi target program.

Ke depan, koperasi-koperasi Merah Putih di Tangsel ditargetkan mulai mengembangkan unit usaha, membuka gerai secara mandiri, dan menjadi mitra strategis UMKM lokal. Dengan pembinaan berkelanjutan, koperasi diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan.

Meski jumlah koperasi terus bertambah, tantangan terbesar saat ini adalah akselerasi operasional riil di lapangan. Publik menanti sejauh mana koperasi-koperasi tersebut mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Belum Lapor Polisi, Kapolres: Penegakan Hukum Upaya Terakhir
Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta
Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’
14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis
Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi
Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Belum Lapor Polisi, Kapolres: Penegakan Hukum Upaya Terakhir

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:08 WIB

14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi

Berita Terbaru