DPRD Tangsel Janji Bela Warga, Lawan Penutupan Jalan oleh BRIN

- Pewarta

Rabu, 1 Oktober 2025 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten -Sejumlah warga Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, mendatangi Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk menyampaikan aspirasi terkait penutupan akses jalan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penutupan tersebut dinilai merugikan masyarakat karena mengganggu mobilitas serta menimbulkan dampak sosial maupun ekonomi.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP), Ketua DPRD Tangsel Abdul Rasyid menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti keluhan warga. Ia menegaskan jalan yang ditutup bukan milik BRIN, melainkan berstatus jalan provinsi.

“Tentunya kita sudah mendengarkan masukan dari masyarakat Setu, baik soal status lahan maupun dampaknya. Karena status jalannya adalah jalan provinsi, maka kita akan koordinasikan dengan Pemprov Banten untuk mencari solusi,” kata Abdul Rasyid.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuasa hukum warga, Suhendar M, mengapresiasi sikap DPRD yang membuka ruang aspirasi. Ia menilai klaim BRIN bahwa jalan tersebut milik lembaganya tidak berdasar dan bertentangan dengan sejumlah aturan hukum.

“Setidaknya ada tiga instrumen hukum yang menegaskan jalan itu milik Provinsi Banten: Peraturan Wali Kota Tangsel, Keputusan Gubernur Banten Nomor 640, dan Perda RTRW Provinsi Banten 2023. Klaim BRIN jelas melawan hukum,” tegasnya.

Menurut Suhendar, langkah sepihak BRIN mencerminkan sikap arogan dan mengabaikan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. “Inilah yang saya sebut BRIN dikelola secara arogan, semena-mena, dan mengabaikan koordinasi dengan pemerintah daerah,” tambahnya.

DPRD Tangsel berjanji akan segera membawa persoalan ini ke tingkat provinsi agar mendapat penyelesaian yang adil. Warga pun berharap suara mereka tidak hanya didengar, tetapi juga ditindaklanjuti dengan keputusan politik yang berpihak pada kepentingan publik.

Berita Terkait

Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya
Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban
Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan Tertinggi di 3G Awards 2026
Hunian premium Botanic Villa di NavaPark, BSD City, Sukses Terjual Habis Hanya Dalam Waktu Kurang Dari Lima Bulan Sejak Diluncurkan pada Oktober 2025.
Sekda Tangsel Habis Masa Jabatan 19 April 2026, Diperpanjang atau Diganti?
Rano Alfath Desak Polisi Tangkap Pengasuh Pondok Pesantren di Pati yang Cabuli Puluhan Santriwati
Tak Mau Terulang, Bekasi Siapkan Sensor Canggih di Perlintasan Liar KRL

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:50 WIB

Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:03 WIB

Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:34 WIB

Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:11 WIB

Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan Tertinggi di 3G Awards 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:58 WIB

Hunian premium Botanic Villa di NavaPark, BSD City, Sukses Terjual Habis Hanya Dalam Waktu Kurang Dari Lima Bulan Sejak Diluncurkan pada Oktober 2025.

Berita Terbaru

Info Banten

Diamuk Massa,Pria di Ciputat Diduga Cabuli Bocah 12 Tahun

Selasa, 2 Jun 2026 - 18:37 WIB

Pers Rilis

ANUA MEMILIH KENDALL JENNER SEBAGAI DUTA MEREK GLOBAL PERTAMA

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:49 WIB