Hashim Djojohadikusumo Kenang Tragedi Lengkong

- Pewarta

Selasa, 27 Mei 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten – Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Sujono Djojohadikusumo, berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Daan Mogot, Kota Tangerang, Selasa (27/5). Ziarah ini dilakukan untuk mengenang peristiwa bersejarah Tragedi Lengkong yang terjadi 79 tahun lalu, pada 25 Januari 1946.

Dengan mengenakan batik bercorak hijau, Hashim—yang juga adik Presiden RI Prabowo Subianto—menaburkan bunga di makam dua pamannya, Sujono Djojohadikusumo dan Subianto Djojohadikusumo. Keduanya gugur sebagai pahlawan dalam Tragedi Lengkong, sebuah insiden berdarah yang menewaskan puluhan taruna Akademi Militer Tangerang saat berusaha melucuti senjata tentara Jepang yang masih berada di Indonesia pasca kemerdekaan.

“Terimakasih ya, semangat,” ucap Adik Kandung Presiden Prabowo Subianto ini saat kepada rekan media saat mengunjungi TMP Daan Mogot

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa ini terjadi di Desa Lengkong, Tangerang Selatan, ketika 3 truk militer yang membawa 70 taruna dan beberapa perwira muda—di bawah komando Mayor Daan Mogot—berusaha menjalankan tugas pelucutan senjata di markas tentara Jepang. Namun operasi tersebut berakhir tragis akibat miskomunikasi dan pengkhianatan, yang menyebabkan baku tembak dan gugurnya 34 taruna termasuk Mayor Daan Mogot sendiri.

Meski peristiwa tersebut terjadi di Desa Lengkong, para korban Tragedi Lengkong dimakamkan secara militer di kompleks pemakaman yang kini dikenal sebagai Taman Makam Pahlawan Taruna atau TMP Daan Mogot, yang terletak di Jl. Daan Mogot No. 1, Kota Tangerang, Provinsi Banten. TMP ini juga menjadi simbol penghormatan bagi para pahlawan muda yang gugur demi menjaga kedaulatan negara di awal masa kemerdekaan.

Ziarah tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangerang, termasuk Dandim 0506/Kota Tangerang Kolonel Inf. Ali Imran, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Wakil Wali Kota Maryono Hasan, serta perwakilan Pemerintah Kota Tangerang.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Yayasan 25 Januari 1946 yang diketuai Rani Sutrisno, dan ditutup dengan kunjungan ke Plagan Lengkong di Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan—lokasi utama pertempuran yang kini menjadi situs sejarah nasional.

 

Berita Terkait

Ribuan Kursi SMP Negeri Masih Kosong! SPMB Tahap III Tangsel Resmi Dibuka
Resmi! GP Ansor Gugat SK Perpanjangan Sekda Tangsel ke PTUN, Legalitasnya Kini Diuji
Empat Flyover Perlintasan Sebidang di Banten Diusulkan Ahmad Fauzi, Prioritaskan Serpong, Jombang, Pondok Ranji, dan Pasar Rangkasbitung
Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting
Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi
Survei Kepuasan Pemerintah di Atas 70 Persen Dipertanyakan
Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:16 WIB

Ribuan Kursi SMP Negeri Masih Kosong! SPMB Tahap III Tangsel Resmi Dibuka

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:54 WIB

Resmi! GP Ansor Gugat SK Perpanjangan Sekda Tangsel ke PTUN, Legalitasnya Kini Diuji

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:17 WIB

Empat Flyover Perlintasan Sebidang di Banten Diusulkan Ahmad Fauzi, Prioritaskan Serpong, Jombang, Pondok Ranji, dan Pasar Rangkasbitung

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:58 WIB

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:19 WIB

Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting

Berita Terbaru