Imbas Limbah Kebakaran Tangsel, Air PAM Tangerang Terganggu

- Pewarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Imbas Limbah Kebakaran Tangsel, Air PAM Tangerang Terganggu

Imbas Limbah Kebakaran Tangsel, Air PAM Tangerang Terganggu

HARIANBANTEN – Layanan air bersih PDAM Aetra Tangerang terganggu akibat menurunnya kualitas air baku Sungai Cisadane. Gangguan ini diduga akibat limbah kebakaran gudang pestisida di Taman Tekno BSD, Serpong, Tangerang Selatan, yang membuat air sungai keruh dan berbau menyengat.

Melalui unggahan resmi, PDAM Aetra menyampaikan, Instalasi Pengolahan Air belum dapat beroperasi optimal.

“Dapat kami informasikan bahwa saat ini tengah terjadi penurunan kualitas air baku akibat peningkatan polutan di Sungai Cisadane,” tulis akun @aetratangerang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak Aetra memastikan pemeriksaan kualitas air dilakukan ketat, dan suplai air akan kembali normal setelah memenuhi standar pengolahan. Aetra juga meminta maaf atas ketidaknyamanan pelanggan.

Gangguan ini dirasakan warga sejak Senin dini hari. Banyak pelanggan mengeluhkan air mendadak mati tanpa pemberitahuan.

“Sampe kapan nih air mati? Lama banget dari tadi malam sampai pagi,” tulis akun @lisnaanna.gunawan.

“Gara-gara air Cisadane tercemar limbah kimia dari perusahaan Tangsel. Jadi mati serentak,” komentar @hitl3rraden20.

Danton Damkar Tangsel, Sahroni, menyebut limbah kebakaran pestisida membuat air berubah warna, bau menyengat, dan menyebabkan banyak ikan mati.

“Itu bahan kimia yang terbakar, limbahnya sampai mencemari sungai dan membunuh ikan,” ujar Sahroni.

Kebakaran terjadi pukul 04.30 WIB, kata Kabid Pemadaman Damkar Tangsel, Omay Komarudin. Sebanyak 14 unit mobil pemadam diterjunkan, termasuk bantuan BSD. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir Rp2 miliar.

Berita Terkait

Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal
20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!
Ruang Kelas Tak Ada, Puluhan Siswa Siswa SD di Pandeglang Belajar di Musala
Pemerintah Siapkan 5 Kampung Nelayan Modern di Tangerang, Ada Pabrik Es!
Legislator PDIP Usul BPJS Digratiskan, Bandingkan Dengan MBG
Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higienis Terancam Ditutup
Takut Keracunan MBG? Pelajar Ini Jawab dengan Teknologi Canggih Berbasis AI

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Pemerintah Siapkan 5 Kampung Nelayan Modern di Tangerang, Ada Pabrik Es!

Kamis, 16 April 2026 - 15:50 WIB

Legislator PDIP Usul BPJS Digratiskan, Bandingkan Dengan MBG

Berita Terbaru