JK Datangi Bareskrim! Bongkar Tuduhan Dana Rp5 Miliar ke Roy Suryo

- Pewarta

Kamis, 9 April 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden yang menjabat pada periode ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla

Wakil Presiden yang menjabat pada periode ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla

HARIAN BANTEN – Langkah tegas diambil Jusuf Kalla saat namanya terseret dalam isu panas dugaan ijazah palsu Presiden. Ia resmi mendatangi Bareskrim Polri untuk melawan tuduhan serius yang mencuat ke publik.

Jusuf Kalla terlihat tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, pada Rabu, 8 April 2026 pukul 11.00 WIB, didampingi kuasa hukumnya, Abdul Haji Talaohu. Kehadirannya bertujuan melaporkan dugaan pencemaran nama baik terkait penyebaran informasi palsu yang menyeret dirinya.

“Saya mau melapor,” ujarnya singkat sambil memasuki Gedung Bareskrim.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Abdul, laporan tersebut ditujukan kepada Rismon Hasiholan Sianipar yang diduga menyebarkan tuduhan tidak benar melalui platform digital.

“Benar, Rismon,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Senin (6/8), Abdul telah lebih dulu mendatangi Bareskrim untuk melaporkan Rismon terkait tuduhan bahwa JK terlibat dalam pendanaan kepada Roy Suryo dan pihak lain dalam isu keabsahan ijazah Presiden RI ke-7, Joko Widodo.

“Dia memberikan pernyataan yang salah satunya menyebut bahwa di balik isu mengenai ijazah Pak Jokowi, terdapat pejabat tinggi, dan dia menyatakan bahwa Pak JK memberikan uang kepada Roy dan rekan-rekannya sebesar Rp5 miliar dan dia menyaksikannya,” tuturnya.

Abdul menegaskan, tuduhan tersebut dinilai sangat serius karena telah mencemarkan nama baik kliennya. Laporan ini juga mencakup dugaan pelanggaran Undang-Undang KUHP terbaru serta UU ITE terkait penyebaran informasi bohong melalui media digital.

Kasus ini menambah panas polemik yang berkembang di ruang publik, sekaligus menjadi pengingat bahwa penyebaran informasi tanpa dasar dapat berujung pada konsekuensi hukum serius bagi siapa pun.

Sumber Berita: portallebak.pikiran-rakyat.com

Berita Terkait

Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal
Legislator PDIP Usul BPJS Digratiskan, Bandingkan Dengan MBG
Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higienis Terancam Ditutup
Detik-Detik Tragis di Daan Mogot: Pemotor Terseret dan Tewas di Tempat
Pabrik Gas “Whip-Pink” Digerebek! Omzet Rp20 Miliar Terbongkar di Jakarta
Heboh Kaos Kaki Rp100 Ribu! BGN Buka Suara: Faktanya Cuma SeginiHARIAN BANTEN – 
DPR Mulai Gas RUU Pemilu, 24 Poin Panas Siap Dibahas!
Rekrutmen 35.576 Manajer Kopdes Merah Putih Resmi Dibuka Hari Ini

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal

Kamis, 16 April 2026 - 15:50 WIB

Legislator PDIP Usul BPJS Digratiskan, Bandingkan Dengan MBG

Kamis, 16 April 2026 - 15:50 WIB

Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higienis Terancam Ditutup

Kamis, 16 April 2026 - 15:50 WIB

Detik-Detik Tragis di Daan Mogot: Pemotor Terseret dan Tewas di Tempat

Kamis, 16 April 2026 - 10:40 WIB

Pabrik Gas “Whip-Pink” Digerebek! Omzet Rp20 Miliar Terbongkar di Jakarta

Berita Terbaru