HARIANBANTEN.COM – Jagat media sosial dihebohkan dengan viralnya dugaan child grooming di SMK Letris Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Akibat kejadian itu Kepala Sekolah (Kepsek) dikabarkan dinonaktifkan.
Pihak Yayasan melalui akun instagram resminya @letrispamulangofficial telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait isu tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yayasan mengambil langkah untuk menonaktifkan Kepsek tersebut sembari melakukan proses pemeriksaan internal.
Langkah itu diambil untuk menjunjung tinggi transparansi selama proses pemeriksaan internal berlangsung.
Baca Juga:
Komisi I DPRD Tangsel Temukan 2 Lapangan Padel Tak Berizin, Minta Satpol PP Panggil Pemilik
Pembebasan Lahan Belum Terlaksana, Ground Breaking PSEL TPA Cipeucang Ditargetkan 2028
“Saat ini yang bersangkutan telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya hingga proses pemeriksaan internal dinyatakan selesai sepenuhnya,” tulis pernyataan tersebut, dilihat Jumat, 15 Mei 2026.
Pihak yayasan juga dikabarkan telah membentuk tim khusus untuk menginvestigasi dugaan kasus tersebut.
Baca Juga:
Pemkot Siapkan Dana Rp40 Miliar, Pembebasan Lahan Cipeucang Masuk Tahap Awal
Benyamin Beberkan SiLPA Tangsel 2025 Capai Rp478 Miliar
Xinhua Silk Road: Pekan Budaya Digelar di Tiongkok Bagian Tenggara, Perkuat Hubungan Lintas-Selat
“Yayasan telah membentuk tim khusus untuk mendalami fakta-fakta yang ada,” bebernya.
Yayasan pun memastikan akan mengungkap dugaan kasus tersebut secara adil dan transparan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini secara adil, tegas dan sesuai dengan aturan hukum serta kode etik pendidikan yang berlaku,” lanjutnya.
Baca Juga:
GP Ansor Nilai Perpanjangan Sekda Tangsel Tertutup, Akan Layangkan Keberatan ke Gubernur Banten
Emas 30.000 Ton Ditemukan di Banten, Kekayaannya Lama Dikuasai Pihak Asing
Sebelumnya dugaan child grooming yang terjadi di SMK Letris Pamulang viral di media sosial X (sebelumnya twitter) melalui sebuah utas, namun saat ini utas tersebut sudah tidak bisa diakses.
Utas tersebut menampilkan percakapan serta dokumentasi yang menampilkan kedekatan antara keduanya.
Saat ini isu tersebut sudah menjadi atensi pihak Kepolisian. Jajaran Satreskrim Polres Tangsel pun mulai menyelidiki informasi tersebut.










