Petisi Keadilan untuk Guru di Pamulang Viral, Sekolah Masih Bungkam

- Pewarta

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petisi Keadilan untuk Guru di Pamulang Viral, Sekolah Masih Bungkam

Petisi Keadilan untuk Guru di Pamulang Viral, Sekolah Masih Bungkam

HARIANBANTEN — Sebuah petisi bertajuk “Keadilan untuk Seorang Guru” yang mendukung Christiana Budiyati atau Bu Budi, guru SDK Mater Dei Pamulang, mendadak viral di media sosial dan menyedot perhatian publik. Petisi ini muncul setelah Bu Budi dilaporkan atas dugaan kekerasan verbal terhadap murid, yang kini tengah berproses di beberapa instansi.

Petisi yang digagas Elis Siagian menegaskan bahwa tindakan Bu Budi adalah bagian dari tanggung jawab pendidik untuk membina karakter siswa, bukan kekerasan. “Jika teguran dan nasihat demi pendidikan karakter dipidanakan, guru akan bekerja dalam ketakutan, dan pendidikan karakter akan kehilangan maknanya,” tulis Elis dalam petisi.

Dalam keterangan petisi dijelaskan, peristiwa bermula pada Agustus 2025 saat kegiatan lomba sekolah berlangsung. Seorang murid terjatuh setelah meminta temannya menggendong, namun tidak dibantu teman-temannya. Anak tersebut akhirnya ditolong oleh orang tua yang berada di lokasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai wali kelas, Bu Budi memberikan teguran dan nasihat secara umum di kelas agar siswa mengembangkan kepedulian, tanggung jawab, dan nilai-nilai Pancasila. Teguran tersebut disampaikan tanpa kata kasar dan tidak menyinggung murid tertentu, tetapi dimaksudkan sebagai pembelajaran bersama.

“Teguran itu disampaikan sebagai pembelajaran bersama, bukan untuk mempermalukan atau menyerang anak tertentu,” tulis petisi Elis Siagian. Namun, salah satu murid memersepsikan nasihat itu sebagai bentuk dimarahi di depan kelas. Upaya mediasi secara kekeluargaan telah dilakukan, tetapi tidak mencapai kesepakatan, dan pihak keluarga memutuskan memindahkan anaknya ke sekolah lain.

Beberapa hari setelah mediasi, Bu Budi dilaporkan ke Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Pendidikan, serta Polres Tangerang Selatan. Langkah ini memicu gelombang dukungan publik melalui petisi yang menilai guru tidak boleh dikriminalisasi saat menjalankan fungsi mendidik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SDK Mater Dei Pamulang belum memberikan pernyataan resmi, sementara masyarakat terus menyoroti pentingnya perlindungan terhadap guru dalam menjalankan tugas pendidikan karakter.

Berita Terkait

Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal
20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!
Ruang Kelas Tak Ada, Puluhan Siswa Siswa SD di Pandeglang Belajar di Musala
Pemerintah Siapkan 5 Kampung Nelayan Modern di Tangerang, Ada Pabrik Es!
Legislator PDIP Usul BPJS Digratiskan, Bandingkan Dengan MBG
Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higienis Terancam Ditutup
Detik-Detik Tragis di Daan Mogot: Pemotor Terseret dan Tewas di Tempat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Pemerintah Siapkan 5 Kampung Nelayan Modern di Tangerang, Ada Pabrik Es!

Kamis, 16 April 2026 - 15:50 WIB

Legislator PDIP Usul BPJS Digratiskan, Bandingkan Dengan MBG

Berita Terbaru