Refleksi Akhir Tahun, Barisan Mahasiswa Rano Alfath Soroti Bahaya Hoaks di Dunia Digital

- Pewarta

Sabtu, 27 Desember 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Refleksi Akhir Tahun Barisan Mahasiswa Rano Al Fath

Refleksi Akhir Tahun Barisan Mahasiswa Rano Al Fath

HARIANBANTEN — Arus informasi yang semakin deras di media sosial dinilai berbanding lurus dengan meningkatnya penyebaran hoaks dan konten bermuatan SARA. Kondisi ini menjadi sorotan utama dalam diskusi refleksi akhir tahun yang digelar Barisan Mahasiswa Rano Alfath di Kota Tangerang, Sabtu (27/12/2025), yang diikuti mahasiswa lintas kampus.

Diskusi ini menegaskan posisi mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang memiliki tanggung jawab moral menjaga ruang digital tetap sehat, rasional, dan tidak terjebak pada provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Ketua Barisan Mahasiswa Rano Alfath, Erik Setyawan, menekankan bahwa mahasiswa tidak boleh menjadi korban apalagi penyebar informasi palsu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Media sosial hari ini sangat memengaruhi opini publik. Mahasiswa harus hadir sebagai penjernih informasi, bukan justru ikut memperkeruh dengan hoaks,” tegas Erik.

Menurutnya, literasi digital harus dibarengi dengan etika dan kesadaran sosial agar kebebasan berekspresi tidak berubah menjadi ruang saling menyerang.

Sementara itu, Ketua Barisan Muda Rano Alfath, Andry Yanto, mengingatkan bahwa media sosial sejatinya memiliki potensi besar sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan.

“Jika digunakan secara positif, media sosial bisa mendorong kreativitas dan pengetahuan. Namun jika disalahgunakan untuk isu SARA dan ujaran kebencian, dampaknya bukan hanya sosial, tetapi juga hukum,” ujar Andry.

Ia menilai pemahaman terhadap regulasi, termasuk UU ITE, menjadi penting agar generasi muda tidak terjebak pada konsekuensi hukum akibat unggahan yang tidak bertanggung jawab.

Pandangan tersebut diperkuat oleh praktisi dan akademisi Supriadi Katong yang menilai derasnya arus informasi menuntut kedewasaan berpikir.

“Kecepatan informasi harus diimbangi dengan kecerdasan menyaring. Tanpa itu, media sosial mudah menjadi alat manipulasi dan pembentukan opini yang menyesatkan,” katanya.

Melalui diskusi refleksi akhir tahun ini, Barisan Mahasiswa Rano Alfath mendorong lahirnya kesadaran kolektif mahasiswa untuk aktif melawan hoaks, menolak politisasi isu SARA, serta berperan menjaga iklim demokrasi digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Berita Terkait

Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan
Xinhua Silk Road: RCEP Local Governments and Friendship Cities Cooperation (Huangshan) Forum 2026 Dibuka di Anhui, Tiongkok Timur
ANUA MEMILIH KENDALL JENNER SEBAGAI DUTA MEREK GLOBAL PERTAMA
Sungrow Percepat Fase “Time-to-Grid” Proyek PV&BESS Terbesar di Myanmar, Rampungkan Komisioning dalam Tujuh Hari
Envision Energy Gandeng Impact Electrons Siam, Bangun Sistem Energi Masa Depan Terbesar di Asia Tenggara di Laos
Usaha Patungan Asuransi Mahindra dan Manulife Berlanjut; Mendapat Persetujuan Dari Kementerian Urusan Korporasi
Haier Luncurkan Kulkas Seri Horizon di Vietnam, Hadirkan Standar Baru untuk Kesegaran Makanan dan Desain Peralatan Rumah Tangga
Computex 2026: SSSTC Perluas Portofolio Produk SSD “Immersion Cooling” guna Menjawab Tantangan Pengelolaan Suhu di Pusat Data AI

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:27 WIB

Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:29 WIB

Xinhua Silk Road: RCEP Local Governments and Friendship Cities Cooperation (Huangshan) Forum 2026 Dibuka di Anhui, Tiongkok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Sungrow Percepat Fase “Time-to-Grid” Proyek PV&BESS Terbesar di Myanmar, Rampungkan Komisioning dalam Tujuh Hari

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:09 WIB

Envision Energy Gandeng Impact Electrons Siam, Bangun Sistem Energi Masa Depan Terbesar di Asia Tenggara di Laos

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:23 WIB

Usaha Patungan Asuransi Mahindra dan Manulife Berlanjut; Mendapat Persetujuan Dari Kementerian Urusan Korporasi

Berita Terbaru

Pers Rilis

Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:27 WIB

Info Banten

Diamuk Massa,Pria di Ciputat Diduga Cabuli Bocah 12 Tahun

Selasa, 2 Jun 2026 - 18:37 WIB