Sekda Soma Atmaja Tolak Pemekaran Tangerang Utara dan Tengah Masuk RPJMD 2025–2029

- Pewarta

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Tangerang, Soma Atmaja

Sekda Tangerang, Soma Atmaja

Harian Banten– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menegaskan penolakannya terhadap usulan memasukkan rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Tangerang Utara dan Tangerang Tengah ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang tahun 2025–2029.

Pernyataan tersebut disampaikan Soma dalam rapat finalisasi RPJMD bersama DPRD Kabupaten Tangerang, sebagaimana terekam dalam video yang diterima Portal Desa, dan dikutip pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

“Kaitan dengan pembentukan daerah otonomi baru seperti yang disampaikan ketua pansus, kita sepakat tidak perlu secara eksplisit dituangkan dalam RPJMD. Nanti akan menjebak kita semua,” ujar Soma.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengingatkan bahwa lebih dari 300 daerah di Indonesia saat ini masih mengantre untuk menjadi DOB dan proses tersebut belum dapat berjalan karena moratorium belum dicabut. Selain itu, kondisi ekonomi nasional yang belum stabil turut menjadi pertimbangan.

“Banyak faktor yang bisa menjebak kita kalau hal ini dituangkan secara eksplisit. Saya sepakat, kata-katanya diperhalus saja menjadi ‘pengembangan wilayah’,” pungkasnya.

Namun, sikap tersebut berseberangan dengan pandangan DPRD Kabupaten Tangerang, khususnya dari Fraksi NasDem. Anggota pansus, Chris Indra Wijaya, justru mendesak Pemkab untuk bersikap terbuka dan tegas terhadap pencantuman DOB dalam dokumen perencanaan pembangunan.

“Menurut saya sudah waktunya kita buka secara terang benderang soal DOB Tangerang Utara. Ini sudah dicetuskan sejak era Bupati Ismet Iskandar hingga Zaki Iskandar,” kata Chris.

Chris juga menyerahkan kajian pemekaran wilayah dari Badan Pemekaran Daerah (Bapeda) Tangerang Utara kepada pihak eksekutif sebagai bahan pertimbangan.

“Saya mewakili teman-teman dari Tangerang Utara menyerahkan kajian pemekaran ini, dan berharap Tangerang Tengah dan Tangerang Utara dimasukkan ke dalam RPJMD,” tegasnya.

Berita Terkait

Kronologi Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka, Kasus Berawal Dari Teguran Bakar Sampah
Berawal Dari Menegur Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka
Rayakan HUT Ke-25, Demokrat Tangsel Gelar Aksi Bersih-bersih Situ Gintung
Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa
Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional
Pemkot Tangsel Matangkan Persiapan Porprov 2026, 20 Venue Masih Lobi Harga
KPU Tangsel Evaluasi Partisipasi Pilkada, Ungkap Alasan Warga Tak Datang ke TPS
Wanita 21 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Tangerang, Ada Luka Pada Bagian Leher

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Kronologi Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka, Kasus Berawal Dari Teguran Bakar Sampah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Berawal Dari Menegur Bakar Sampah, Ketua RT di Pamulang Jadi Tersangka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Rayakan HUT Ke-25, Demokrat Tangsel Gelar Aksi Bersih-bersih Situ Gintung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional

Berita Terbaru