HARIANBANTEN.COM – Seorang caddy golf mengalami sejumlah luka usai dianiaya di kawasan lapangan golf Modernland, Kelapa Indah, Kota Tangerang.
Dalam unggahan akun X (sebelumnya twitter) @nengsarah408 terlihat bahwa peristiwa itu terjadi pada Selasa (23/6) sekira pukul 20.15 WIB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban disebut berinisial R, sedangkan terduga pelaku penganiayaan berinisial FP.
Dalam unggahan itu korban tampak mengalami luka hingga pakaian yang digunakan terdapat bercak semacam darah sehingga mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan.
Baca Juga:
Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa
Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional
Pemkot Tangsel Matangkan Pembentukan BUMD Pasar, Anggaran Penyertaan Modal Sudah Disiapkan
“Belum selesai kasus penyekapan Yuvita di Bandung, publik tanah air kembali dikagetkan dengan penganiayaan seorang caddy di lapangan golf modernland, korban inisial R diduga dianiaya oleh FP,” tulis akun tersebut, dilihat Jumat, 26 Juni 2026.
Plt Kasie Humas Polres Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan membenarkan adanya peristiwa penganiayaan itu.
Berdasarksn keterangan yang pihaknya peroleh, peristiwa itu dipicu persoalan pribadi antara korban dan terlapor yang memiliki hubungan khusus.
“Korban diketahui telah menjalani pemeriksaan medis dan visum et repertum guna mendukung proses penyidikan,” kata Iwan.
Penyidik juga telah menyita rekaman CCTV yang memperlihatkan rangkaian kejadian saat peristiwa berlangsung.
Baca Juga:
Kemewahan Kecil yang Dikurasi The Ritz-Carlton, Bali dan MIKI HOUSE
Perkuat Bisnis MICE Global, Millennium Hotels and Resorts Gandeng HXE lewat Inovasi Digital.
Pemkot Tangsel Matangkan Persiapan Porprov 2026, 20 Venue Masih Lobi Harga
Iwan menyebut, meski sempat ada upaya penyelesaian secara musyawarah antara kedua belah pihak, namun Polres Metro Tangerang Kota tetap melakukan proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Saat ini seluruh laporan dan alat bukti yang ada sedang didalami oleh penyidik,” pungkas Iwan.










