Harian Banten -Polres Serang menginstruksikan seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di wilayahnya untuk menertibkan sendiri atribut mereka paling lambat Senin, 26 Mei 2025. Sejak Jumat malam, 23 Mei 2025, sejumlah ormas mulai mencopot atribut seperti bendera, spanduk, hingga mengecat ulang posko mereka dengan warna netral.
“Kita kasih waktu sampai hari Senin, semua sudah harus beres,” tegas Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, Jumat (23/5/2025).
Kapolres menyampaikan bahwa posko ormas tidak boleh lagi bercat loreng atau menampilkan simbol organisasi apapun. Spanduk, papan nama, dan identitas ormas harus diturunkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya imbau posko-posko tidak ada lagi yang bercat loreng atau apapun. Mereka juga sudah menurunkan spanduk, papan, dan identitas ormas apapun,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan, seragam ormas maupun LSM tidak boleh digunakan sembarangan. Pakaian organisasi hanya boleh dikenakan dalam kegiatan resmi seperti apel atau rapat internal.
“Baju seragam ormas hanya digunakan dalam acara resmi, seperti apel ataupun rapat organisasi mereka,” tambahnya.
Kendaraan juga tak luput dari penertiban. Baik sepeda motor maupun mobil milik anggota ormas/LSM harus dikembalikan ke warna dan bentuk semula sesuai dokumen kendaraan.
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
“Tidak ada lagi mobil komando ormas berwarna loreng, kembalikan cat sesuai STNK atau BPKB,” tegasnya.
Pengawasan akan dilakukan oleh jajaran Polres Serang hingga tingkat polsek. Jika hingga batas waktu yang ditentukan masih ditemukan atribut yang terpasang, maka akan ditertibkan secara paksa bersama TNI dan Satpol PP.
“Berbarengan dengan TNI dan Pol PP kita akan melakukan penertiban secara menyeluruh,” jelas AKBP Condro.
Berikut data sementara ormas dan LSM yang telah mulai menertibkan atributnya di wilayah hukum Polres Serang:
Baca Juga:
Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal
20 Truk Disalurkan ke Koperasi Merah Putih Cilegon, Harga Pangan Siap Ditekan!
Ruang Kelas Tak Ada, Puluhan Siswa Siswa SD di Pandeglang Belajar di Musala
-
DPC Pemuda Pancasila di Kecamatan Carenang
-
DPC Pemuda Pancasila di Kecamatan Cikeusal
-
DPC Pemuda Pancasila di Kecamatan Cikande
-
Posko TTKDH di Kecamatan Cikande
-
DPC Lapbas di Kecamatan Cikande
-
Posko Badak Banten di Kecamatan Pamarayan
-
Posko KKPMP di Kecamatan Pamarayan
-
Posko BPPKB di Kecamatan Carenang








