Harian Banten — Dalam semangat pengorbanan dan kepedulian di Hari Raya Idul Adha 1446 H, Tangsel Club melakukan aksi nyata yang menggugah: menyusuri jalan terjal selama dua jam menuju pelosok Kampung Tapos, Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, demi menyalurkan hewan qurban dan bantuan sosial.
Selama dua hari, sejak Sabtu (7/6) hingga Minggu, komunitas yang dimotori oleh Uten Sutendy ini menyerahkan dua ekor kambing dan sejumlah bantuan kepada warga di dua titik terpencil: Kampung Ciakar dan Kampung Tapos—dua wilayah yang asri, sejuk, dan selama ini jauh dari jangkauan bantuan qurban.
“Qurban bukan sekadar menyembelih hewan, tapi menyentuh hati mereka yang jarang tersentuh. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa masih ada saudara-saudara kita yang jarang bahkan belum pernah mencicipi daging qurban,” ungkap Uten Sutendy, Presiden Tangsel Club.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Uten menekankan pentingnya menyasar daerah-daerah tertinggal, bukan hanya masjid-masjid besar di kota. Ia menggambarkan perbedaan nyata antara masyarakat kota yang bisa menikmati daging kapan saja, dan masyarakat desa yang bahkan hanya bisa merasakannya setahun sekali—saat Idul Adha.
Salah satu titik penyaluran dilakukan di Pondok Pesantren Darul Falah, yang diasuh oleh Ustaz Kholil. Ia menyambut langsung kedatangan tim Tangsel Club dan menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan.
“Satu ekor kambing ini sangat berarti. Kami akan bagikan kepada para santri yatim. Semoga menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” ucap Ustaz Kholil dengan mata berkaca-kaca.
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang

Puncak kegiatan dilakukan di Dusun Tapos, kawasan tertinggal di punggung Gunung Sewu, yang hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki sejauh dua jam. Di lokasi itu, Tangsel Club menyembelih satu ekor kambing dan menyerahkan donasi kepada 10 janda lansia dan 3 anak yatim.
“Kami tak menyangka akan ada yang datang sejauh ini hanya untuk berbagi. Baru kali ini kami mendapat bantuan qurban seperti ini,” kata salah seorang warga setempat dengan haru.
Aksi Tangsel Club bukan hanya soal penyaluran hewan qurban. Ini adalah tentang menyambungkan harapan, menjembatani empati, dan membuktikan bahwa solidaritas tak mengenal jarak. Melalui langkah kaki dan ketulusan hati, mereka hadir membawa senyum ke sudut-sudut desa yang selama ini sunyi dari perhatian.








