Terungkap! Stick Cone Rawa Buntu Dipasang Perumnas, Ternyata Bukan Dishub Tangsel

- Pewarta

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Polemik pemasangan stick cone atau pembatas jalan di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yang dikeluhkan masyarakat karena memicu kemacetan, akhirnya menemukan titik terang.

 

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel, Martha Lena, mengungkapkan bahwa pemasangan stick cone tersebut bukan dilakukan oleh Dishub Tangsel, melainkan oleh pihak Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Martha, pemasangan pembatas jalan itu merupakan bagian dari persiapan operasional jembatan konektor yang menghubungkan kawasan menuju Stasiun Rawa Buntu.

 

“Sebenarnya itu salah satu (persiapan untuk) pembukaan jembatan connecting-nya stasiun,” kata Martha saat dihubungi, Rabu (15/7/2026).

 

Ia menjelaskan, pada awalnya stick cone hanya direncanakan dipasang hingga depan akses Perumnas. Namun, demi mengantisipasi kendaraan yang langsung berbelok menuju jembatan sehingga berpotensi menimbulkan titik konflik lalu lintas, pemasangannya kemudian diperpanjang hingga depan akses Stasiun Rawa Buntu.

 

“Karena kalau itu difungsikan, nanti banyak yang langsung crossing ke jembatan,” ujarnya.

 

Sebelumnya, pemasangan stick cone di ruas Jalan Raya Rawa Buntu menuai sorotan masyarakat. Rekayasa lalu lintas tersebut dinilai justru memperparah kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi hari.

 

Kondisi itu mendorong Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangsel, Julham Firdaus, turun langsung ke lokasi untuk melihat situasi di lapangan.

 

Dari hasil pemantauan yang dilakukan sejak pukul 07.00 hingga 09.00 WIB, Julham menilai keberadaan stick cone justru menjadi penyebab utama antrean kendaraan yang mengular.

 

“Saya tinjau langsung dari jam 07.00 sampai jam 09.00 itu macetnya tidak terputus,” kata Julham.

 

Ia pun meminta agar pembatas jalan tersebut dibuka sementara sambil dilakukan evaluasi terhadap skema rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

 

“Hari ini dibuka saja dan saya sudah suruh buka. Kita pantau dulu seperti apa uraiannya. Jadi yang namanya putaran itu pas muter jangan mengecil jalannya, harus melebar,” tuturnya.

 

Selain itu, Julham berencana memanggil Dinas Perhubungan Tangsel dalam rapat koordinasi untuk meminta penjelasan mengenai dasar pelaksanaan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut.

 

“Nanti ada rakor, kita akan dengarkan di rapat koordinasi dan kita akan kasih pandangan yang terkonsep dan terukur,” pungkasnya

Berita Terkait

Sinar Mas Land Luncurkan Ruby at The Ridge, Hunian American Classic di Harvest City
APBD-P Tangsel 2026 Naik Rp313 Miliar, Pilar Bongkar Sumber Duitnya
Maria Teresa Kembali Bagikan Ribuan Buku Tulis, Sasar Pelajar Hingga Santri di Tangsel
Maling Ketangkap di ITC BSD, Digeledah Ada Laptop di Dalam Celana
Pilar Saga Ichsan Minta KONI Tangsel Segera Lengkapi SPJ
Dana Hibah KONI Tangsel Belum Cair, Ketua Panitia Porprov Pastikan Administrasi Terus Dikawal
2.387 Remaja Tangsel Depresi, DPRD Minta Pemkot Siapkan Langkah Penanganan
Sengketa Lahan UIN Jakarta vs Yayasan Syarif Hidayatullah, Walikota Tangsel: Jangan Sampai Ganggu KBM

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 21:45 WIB

Sinar Mas Land Luncurkan Ruby at The Ridge, Hunian American Classic di Harvest City

Kamis, 3 September 2026 - 17:04 WIB

APBD-P Tangsel 2026 Naik Rp313 Miliar, Pilar Bongkar Sumber Duitnya

Kamis, 3 September 2026 - 15:13 WIB

Maria Teresa Kembali Bagikan Ribuan Buku Tulis, Sasar Pelajar Hingga Santri di Tangsel

Kamis, 3 September 2026 - 14:46 WIB

Maling Ketangkap di ITC BSD, Digeledah Ada Laptop di Dalam Celana

Rabu, 2 September 2026 - 20:36 WIB

Pilar Saga Ichsan Minta KONI Tangsel Segera Lengkapi SPJ

Berita Terbaru