TPA Cipeucang Tak Lagi Ideal, KLH Siapkan Opsi Darurat Penanganan Sampah

- Pewarta

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPA Cipeucang

TPA Cipeucang

HARIANBANTEN – Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan dinilai sudah tidak ideal untuk menampung sampah harian. Menyikapi situasi tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mulai menyiapkan opsi penanganan sampah dalam kondisi darurat.

Hal itu terungkap saat KLH melakukan peninjauan langsung ke TPA Cipeucang. Dari hasil peninjauan, TPA Cipeucang disebut mengalami tekanan berat akibat volume sampah yang terus meningkat, sementara kapasitas dan metode pengelolaan dinilai tidak lagi memadai.

KLH menilai, penanganan sampah dengan pola normal tidak cukup untuk menjawab persoalan yang ada saat ini. Oleh karena itu, diperlukan skenario khusus agar pelayanan persampahan tetap berjalan dan tidak menimbulkan dampak lingkungan yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam kondisi seperti ini, perlu langkah darurat agar sampah tetap tertangani dan tidak menimbulkan masalah baru bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat,” kata perwakilan KLH.

Opsi darurat yang disiapkan antara lain penataan ulang area penimbunan, optimalisasi pengurangan sampah dari sumbernya, serta pemanfaatan fasilitas pengolahan sampah alternatif. KLH menegaskan, langkah tersebut bersifat sementara sambil menunggu pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.

KLH juga mendorong Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk segera mengambil langkah konkret dan terukur. Koordinasi lintas instansi serta keterlibatan masyarakat dinilai menjadi faktor penting untuk menekan volume sampah yang masuk ke TPA Cipeucang.

Kondisi TPA Cipeucang kini menjadi sorotan publik. Pemerintah daerah diharapkan mampu bergerak cepat agar situasi tidak berkembang menjadi krisis sampah berkepanjangan di Kota Tangerang Selatan.

Berita Terkait

Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?
Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:34 WIB

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Berita Terbaru