Wartawan Diintimidasi Saat Liput Aksi, Pendemo Ngaku Aktivis Unpam

- Pewarta

Kamis, 5 Juni 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten – Aksi unjuk rasa dua orang yang mengaku sebagai mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) di kawasan Perkantoran Lengkong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (5/6), tak hanya menuai tanda tanya, tapi juga insiden tak menyenangkan terhadap awak media.

Salah satu peserta aksi diketahui sempat menunjuk-nunjuk ke arah seorang wartawan sambil mengeluarkan pernyataan yang bernada tinggi dan dianggap mengintimidasi.

“Dari awal dia bilang, ‘media jangan beritakan yang nggak benar’ sambil menunjuk-nunjuk ke arah saya. Lalu di akhir, dia ulang lagi pernyataan serupa, masih dengan nada tinggi,” ujar wartawan berinisial RD yang meliput di lokasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

D menilai sikap tersebut tidak bisa dibenarkan, apalagi terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

“Kita ini bekerja dilindungi undang-undang. Tidak bisa dia seperti itu. Nada bicaranya mengarah ke intimidasi. Ini bukan sikap yang patut, apalagi kalau benar dia seorang mahasiswa hukum,” tambahnya.

Sementara itu, aksi yang digelar oleh dua orang tersebut sebelumnya juga sempat mengundang kecurigaan lantaran tak mampu menunjukkan surat izin aksi dan identitas mahasiswa. Dalam audiensi, mereka pun tak mampu menjabarkan tuntutan dengan jelas, bahkan terlihat membuka ponsel seolah mencari tahu isi tuntutan yang dibawanya.

Setelah ketegangan dengan pihak dinas dan wartawan, keduanya memilih meninggalkan lokasi aksi.

Berita Terkait

Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan
Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak
Pool Taksi Ciater Belum Miliki Amdalalin, Dishub Tangsel: Baru Diajukan Rabu Kemarin
Lahan Samping Rel Kereta di Ciputat Kebakaran, Ledakan Terdengar Beberapa Kali
DPRD Tangsel Soal Polemik Pool Taksi Ciater: Kami Terbuka Investasi, Tapi Taati Regulasi
Ibu 60 Tahun Tewas Dianiaya Anak Kandung di Kelapa Dua Tangerang

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:55 WIB

Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 15:11 WIB

Anak Penganiaya Ibu Kandung di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Sabtu, 19 September 2026 - 13:49 WIB

Motif Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Tangerang: Emosi Ditegur Bakar Kasur Almarhum Bapak

Jumat, 18 September 2026 - 20:10 WIB

Pool Taksi Ciater Belum Miliki Amdalalin, Dishub Tangsel: Baru Diajukan Rabu Kemarin

Jumat, 18 September 2026 - 15:16 WIB

Lahan Samping Rel Kereta di Ciputat Kebakaran, Ledakan Terdengar Beberapa Kali

Berita Terbaru