Harian Banten – Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Yayasan 25 Januari 1946 menggelar kegiatan ziarah dalam rangka memperingati 79 tahun Pertempuran Lengkong, pada Selasa (27/5).
Wali Kota Tangsel, Drs. Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa peringatan ini kembali dilaksanakan setelah beberapa tahun terhenti akibat pandemi Covid-19 serta padatnya agenda Pemilihan Umum nasional dan daerah.
“Saya merasa terharu melihat keluarga besar alumni Akademi Militer yang tetap konsisten hadir, bersama komunitas Sahabat Sejarah dan Yayasan 25 Januari 1946, untuk terus memperingati peristiwa bersejarah ini,” ungkapnya kepada HarianBanten.id.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Benyamin juga mendorong agar generasi muda, khususnya pelajar, pramuka, dan paskibra, dapat berkontemplasi dan mempelajari nilai-nilai sejarah yang ada di lingkungan Monumen Pertempuran Lengkong, Serpong, Kota Tangsel.
Peringatan ini digelar di dua lokasi berbeda, yakni di Taman Makam Pahlawan Taruna, Kota Tangerang, serta di Monumen Pertempuran Lengkong, Serpong, Kota Tangsel.
Salah satu momen yang menjadi perhatian masyarakat adalah kehadiran Hashim Sujono Djojohadikusumo, adik Presiden terpilih Prabowo Subianto. Mengenakan batik hijau, Hashim menaburkan bunga di makam dua pamannya, Sujono Djojohadikusumo dan Subianto Djojohadikusumo, yang gugur dalam pertempuran melawan tentara fasis Jepang di Desa Lengkong, Tangerang.
Pertempuran heroik tersebut terjadi pada 25 Januari 1946, saat para taruna Akademi Militer Tangerang yang dipimpin Mayor Daan Mogot berjuang melawan tentara Jepang dalam salah satu babak penting perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang








