25 Tahun Terabaikan! Jalan Nyikambang Cilegon Akhirnya Diperbaiki Tahun Ini

- Pewarta

Kamis, 16 April 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Selama seperempat abad, warga Kampung Nyikambang hidup berdampingan dengan jalan rusak dan ancaman banjir. Kini, harapan itu akhirnya muncul setelah janji perbaikan resmi disampaikan pemerintah.

Warga Kampung Nyikambang, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, akhirnya mendapat kepastian soal perbaikan jalan yang telah rusak selama 25 tahun. Kondisi tersebut kerap memicu kekhawatiran, terutama saat hujan deras yang menyebabkan banjir hingga hampir satu meter dan kemacetan panjang dari arah Pasar Kranggot.

“Kami mulai gelisah kalau hujan deras yang cukup lama, kami takut banjir seperti kemarin yang tingginya hampir 1 meter,” kata Taton, Rabu (15/6/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain jalan rusak, persoalan lain yang memperparah kondisi adalah saluran irigasi yang tidak terawat. Air menghitam, sampah menumpuk, serta pendangkalan membuat kawasan tersebut semakin rawan banjir, hingga warga harus melakukan pengerukan secara swadaya dengan alat sederhana.

“Sudah 25 tahun tidak pernah dibangun. Bahkan ada kejadian ibu hamil keguguran karena kondisi jalan. Kami mengusulkan bersama Pemkot Cilegon, dan alhamdulillah sekarang direalisasikan,” katanya.

Pemerintah Provinsi Banten memastikan perbaikan akan dilakukan melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Proyek tersebut mencakup pembangunan jalan sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar 4 meter menggunakan konstruksi beton, dengan anggaran sekitar Rp 3,4 miliar dari APBD Provinsi Banten.

“Saya mendapat laporan ada jalan yang puluhan tahun belum diperbaiki. Karena ini kewenangan provinsi, maka kita anggarkan tahun ini,” katanya.

Pemerintah juga menyoroti pentingnya penanganan irigasi agar banjir tidak terus berulang, dengan mendorong koordinasi bersama pihak terkait untuk normalisasi saluran air.

“Kalau saluran airnya tidak dibenahi, banjir akan terus terjadi. Kita dorong ada pengerukan, tapi masyarakat juga harus ikut menjaga kebersihan,” ujarnya.

Kepala Dinas PUPR Banten menyebut pembangunan dilakukan dengan betonisasi agar lebih kuat dan tahan lama, dengan target penyelesaian dalam waktu beberapa bulan.

“Ini bukan hanya soal jalan, tapi juga konektivitas ke pusat pendidikan dan ekonomi seperti pasar. Targetnya sekitar 4 sampai 5 bulan selesai,” jelasnya.

Perbaikan jalan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi jawaban atas keluhan panjang warga. Kini, harapan akan akses yang lebih aman dan bebas banjir mulai terasa nyata.

Sumber Berita: news.detik.com

Berita Terkait

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat
Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir
Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun
DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas
10 ASN Tangsel Diduga Terjerat Judol, Pemkot Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan
55 PNS Ucap Sumpah Jabatan, Walikota Tangsel Wanti-Wanti Soal Judol
Mundur Dari Kepala Dispora Tangsel, Mukroni Kini Jadi staf di BKPSDM
Korban Dugaan Pelecehan di ICM Lebih Dari Satu
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:59 WIB

DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:59 WIB

10 ASN Tangsel Diduga Terjerat Judol, Pemkot Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan

Berita Terbaru

Info Banten

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Kamis, 8 Okt 2026 - 22:40 WIB