Mega Proyek PIK 2 Berkembang, Warga Tangerang Dapat ‘Jatah’ Jadi Satpam

- Pewarta

Selasa, 24 Juni 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten– Di tengah kemegahan pembangunan kawasan elit Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), warga Kabupaten Tangerang mendapat kesempatan—bukan sebagai pengelola, bukan pula sebagai manajer, tapi sebagai satuan pengamanan. Pemerintah Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan PT PIK 2 Tbk. menyelenggarakan pelatihan Satpam Gada Pratama bagi 52 peserta lokal melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Kosambi.

Pelatihan yang digelar sejak 23 hingga 27 Juni 2025 ini disebut sebagai langkah nyata dalam menyiapkan sumber daya manusia lokal yang siap kerja. Namun, jenis pekerjaan yang disiapkan justru menyisakan catatan tersendiri—karena warga setempat hanya disiapkan untuk menjaga keamanan kawasan, bukan mengelola potensi kawasan itu sendiri.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan pentingnya keberpihakan pelatihan terhadap masyarakat lokal. “Boleh saja masyarakat luar dilatih di sini, tetapi masyarakat kita harus diutamakan,” ujarnya saat membuka pelatihan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, ia mendorong agar pelatihan tidak terbatas hanya pada satuan pengamanan. Ia mengusulkan pelatihan lain seperti teknisi dan layanan umum, agar masyarakat memiliki pilihan pekerjaan lebih luas di kawasan industri seperti PIK 2.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, menyebut pelatihan ini merupakan bentuk link and match antara pelatihan dan lapangan kerja. Peserta pelatihan juga akan difasilitasi penerbitan KTA Satpam oleh Ditbinmas Polda Banten.

Pihak PT PIK 2 melalui Head of CSR, Rio, menyampaikan komitmen perusahaan untuk membuka peluang kerja bagi warga lokal. Meskipun tetap ada seleksi, peserta pelatihan dinilai memiliki keunggulan karena telah difasilitasi oleh lembaga resmi.

“Kami optimalkan agar adik-adik ini bisa kami serap di PIK 2. Yang belum lulus seleksi pun tetap memiliki bekal dan kesempatan di luar sana,” ujarnya.

Namun demikian, bagi sebagian pihak, muncul pertanyaan: dalam megaproyek sebesar PIK 2, apakah peran warga lokal memang hanya sebatas penjaga gerbang?

Program ini disebut sebagai angkatan pertama dan akan berlanjut di masa depan. Harapannya, bukan hanya bidang pengamanan yang dibuka, tetapi juga peluang yang lebih luas dan strategis bagi masyarakat Kabupaten Tangerang

Berita Terkait

Muthmainah Mundur dari Jabatan Ketua DPC PKB Tangsel Terpilih, Fokus Jalankan Tugas Legislatif
Dishub Tangsel Ajukan Hibah 10 Bus Sekolah ke Kemenhub
2 Pria Terekam CCTV Curi Kotak Amal Masjid di Serpong Utara
KNPI Tangsel Resmi Lantik Pengurus Kecamatan dan Gelar Rakerda 2025–2028, Dorong Penguatan Peran Pemuda
Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi
PKB Usul Pemkot Tangsel Beri Bonus Atlet Peraih Medali Porprov
Survei Kepuasan Pemerintah di Atas 70 Persen Dipertanyakan
PDIP Usulkan Seluruh Seragam Sekolah di Tangsel Gratis, Tak Hanya Batik dan Olahraga

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:02 WIB

Muthmainah Mundur dari Jabatan Ketua DPC PKB Tangsel Terpilih, Fokus Jalankan Tugas Legislatif

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:38 WIB

Dishub Tangsel Ajukan Hibah 10 Bus Sekolah ke Kemenhub

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:45 WIB

2 Pria Terekam CCTV Curi Kotak Amal Masjid di Serpong Utara

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:20 WIB

Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:14 WIB

PKB Usul Pemkot Tangsel Beri Bonus Atlet Peraih Medali Porprov

Berita Terbaru

Info Banten

Dishub Tangsel Ajukan Hibah 10 Bus Sekolah ke Kemenhub

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:38 WIB

Info Banten

2 Pria Terekam CCTV Curi Kotak Amal Masjid di Serpong Utara

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:45 WIB