Rame Bendera Bajak Laut Saat HUT RI, Wali Kota Tangsel Justru Bingung dan Tunggu Arahan

- Pewarta

Senin, 4 Agustus 2025 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten — Di tengah riuh semangat Hari Kemerdekaan ke-80, publik dikejutkan dengan fenomena pengibaran bendera bajak laut One Piece di berbagai wilayah. Aksi ini menyita perhatian publik karena disebut sebagai bentuk kritik dan kekecewaan masyarakat terhadap kondisi bangsa.

Namun, alih-alih bersikap tegas, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie justru terlihat bingung saat dimintai tanggapan. Ia mengaku belum tahu-menahu soal keberadaan bendera tersebut di wilayahnya.

“Saya belum dapat informasi di Tangsel ada yang ngibarin. Kalau ada info itu, tolong kabari ke saya,” ujar Benyamin saat ditemui di Pamulang, Minggu (4/8/2025).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut sontak menuai tanda tanya. Di tengah situasi yang menuntut respons cepat dari kepala daerah, justru muncul kesan lamban dan pasif. Bahkan, Benyamin menyatakan belum memiliki sikap, dan memilih menunggu arahan dari Gubernur Banten.

“Saya juga menunggu dari Pak Gubernur, apakah itu dibiarkan karena bentuk ekspresi, atau diturunkan. Saya masih menunggu arahan,” lanjutnya.

Bendera yang ramai dikibarkan ini menampilkan simbol tengkorak tersenyum dengan topi jerami — identik dengan tokoh utama anime One Piece, Monkey D. Luffy. Latar belakang bendera berwarna hitam khas kelompok bajak laut dalam serial tersebut.

Alih-alih bersikap proaktif, Benyamin hanya mengatakan akan berkoordinasi dengan Kapolres dan Kesbangpol, tanpa memberikan kepastian langkah nyata. Padahal, pengibaran bendera selain Merah Putih di momen sakral kemerdekaan, sejatinya bukan sekadar soal ekspresi belaka.

Fenomena ini menimbulkan perdebatan publik: apakah pemerintah terlalu permisif terhadap simbol asing dalam konteks perayaan nasional, atau memang sedang abai terhadap gelombang kekecewaan masyarakat yang mulai mencari cara alternatif untuk bersuara?

Sikap “menunggu arahan” dari seorang kepala daerah di tengah isu nasional yang mengandung muatan simbolik seperti ini, tentu bukan jawaban yang diharapkan warga.

Berita Terkait

Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa
Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional
Pemkot Tangsel Matangkan Persiapan Porprov 2026, 20 Venue Masih Lobi Harga
KPU Tangsel Evaluasi Partisipasi Pilkada, Ungkap Alasan Warga Tak Datang ke TPS
Wanita 21 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Tangerang, Ada Luka Pada Bagian Leher
Penyekap Lansia di Apartemen Serpong Ditangkap, Pelaku Ngaku Jadi Pegawai KPK
Driver Online Ditemukan Tewas di Dalam Mobil yang Terparkir di Serpong Tangsel
Kementerian PU Akan Tata Wilayah Tangsel, Kemacetan Hingga Banjir Menjadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Masih Bandel Pasang di Atas Tanah, Kabel Provider Internet di Ciputat Diputus Paksa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Pemkot Tangsel Matangkan Persiapan Porprov 2026, 20 Venue Masih Lobi Harga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:17 WIB

KPU Tangsel Evaluasi Partisipasi Pilkada, Ungkap Alasan Warga Tak Datang ke TPS

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Wanita 21 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Tangerang, Ada Luka Pada Bagian Leher

Berita Terbaru

Info Banten

Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional

Kamis, 13 Agu 2026 - 16:34 WIB