Harian Banten– Nama Airin Rachmi Diany kembali mencuat di panggung nasional. Mantan Wali Kota Tangerang Selatan dua periode itu dinilai sebagai sosok yang tepat untuk mengisi posisi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) menggantikan Immanuel Ebenezer alias Noel yang baru saja terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Akademisi asal Tangerang, Andika Panduwinata, menyebut Airin punya modal kuat untuk mendampingi Menteri Ketenagakerjaan di Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.
“Airin bisa menjadi angin segar di Kementerian Ketenagakerjaan. Buruh juga banyak yang perempuan, sehingga sosok perempuan akan lebih mudah menjalin hubungan baik ke depannya,” ujar Andika, Jumat (22/8/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pengalaman Airin selama memimpin Tangsel tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia berhasil membawa daerah penyangga ibu kota itu menjadi salah satu kota maju dengan pembangunan pesat. Kedekatannya dengan basis pekerja di Banten dan Jawa Barat pun dianggap sebagai nilai lebih untuk memahami persoalan buruh yang kompleks.
“Jumlah buruh di Banten dan Jabar sangat besar, dan Airin memiliki kedekatan kedaerahan yang bisa memudahkan komunikasi,” tambah Andika.
Isu keterwakilan perempuan juga semakin menguat setelah Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Pembaruan, Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa kursi Wamenaker sebaiknya diisi oleh sosok perempuan.
“Kalau dari internal ada Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos). Kalau dari luar ada Sunarti, Nining Elitos, Mirah Sumirat, dan Emelia Yanti. Mereka semua pejuang buruh perempuan yang tidak kenal lelah,” kata Jumhur.
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang
Jumhur mengingatkan, sejarah Indonesia mencatat bahwa Menteri Perburuhan pertama pasca-kemerdekaan adalah seorang perempuan, yakni SK. Trimurti pada 1947–1949.
“Jadi sangat layak kalau Presiden Prabowo memberi porsi Wakil Menteri pada perempuan setelah 80 tahun Indonesia merdeka,” tegasnya.
Kini, bola berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Apakah Airin benar-benar akan dipilih mengisi kursi kosong Wamenaker, ataukah tokoh perempuan lain yang berasal dari kalangan pejuang buruh? Publik menunggu langkah politik yang akan diambil dalam waktu dekat








