Pemkot Tangsel Lanjutkan Lagi Kirim Sampah ke TPAS Cilowong

- Pewarta

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan Sampah di Depan Pasar Cimanggis Ciputat

Tumpukan Sampah di Depan Pasar Cimanggis Ciputat

HARIANBANTEN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memastikan pengiriman sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kota Serang, kembali dilanjutkan setelah sempat dihentikan akibat penolakan warga. Keputusan ini diambil usai proses dialog dan klarifikasi yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat sekitar lokasi pembuangan.

 

Penghentian sementara sebelumnya terjadi karena pengiriman sampah dari Tangsel ke Cilowong masih berada pada tahap uji coba dan memicu kekhawatiran warga Kecamatan Taktakan terhadap dampak lingkungan. Namun, setelah adanya penjelasan terkait mekanisme pengelolaan serta manfaat kerja sama antar daerah, warga akhirnya dapat menerima kembali aktivitas tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berkaitan dengan pembuangan sampah, tetapi merupakan bagian dari strategi pengelolaan sampah regional yang lebih berkelanjutan.

 

“Kita sudah bisa kembali melakukan pengelolaan sampah bersama di Cilowong. Ini bukan sekadar memindahkan sampah dari Tangsel ke Serang,” kata Benyamin Davnie, Kamis (8/1/2026).

 

Menurut Benyamin, sampah yang dikirim dari Tangsel akan dimanfaatkan sebagai bahan baku fasilitas Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Serang. Fasilitas tersebut membutuhkan pasokan sampah hingga 1.000 ton per hari agar dapat beroperasi secara optimal.

 

“Pengiriman ini justru untuk memenuhi kebutuhan PSEL Kota Serang. Jadi ada nilai tambah, bukan hanya soal pembuangan,” ujarnya.

 

Sebelum pengiriman ke Cilowong kembali dibuka, Pemkot Tangsel sempat mengambil langkah darurat dengan mengalihkan sampah ke Cileungsi, Kabupaten Bogor, melalui kerja sama dengan perusahaan swasta. Pengiriman ke wilayah tersebut ditargetkan mencapai sekitar 200 ton sampah per hari guna mencegah penumpukan di Tangsel.

 

Dengan kembali berjalannya pengiriman ke TPAS Cilowong, Pemkot Tangsel berharap pengelolaan sampah di wilayahnya dapat lebih terkendali, sekaligus mendukung pengembangan energi ramah lingkungan di Kota Serang dan sekitarnya.

Berita Terkait

Geger! Siswi Sekolah Internasional di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru
BRIN-Rosatom Kerjasama Pengembangan Nuklir Damai untuk Bidang Pangan, Kesehatan hingga Industri
Tukin ASN Banten Dipangkas Jadi 13 Bulan, Bagaimana Nasib PPPK?
Korsleting Listrik Sebabkan Pabrik Tahu di Serpong Kebakaran
APBD Perubahan Tangsel 2026 Disepakati Rp5,25 Triliun
60 Kabupaten Kota Minati SISGITA, Inovasi Sistem Pajak Milik Tangsel
Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:21 WIB

Geger! Siswi Sekolah Internasional di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru

Selasa, 22 September 2026 - 20:51 WIB

BRIN-Rosatom Kerjasama Pengembangan Nuklir Damai untuk Bidang Pangan, Kesehatan hingga Industri

Selasa, 22 September 2026 - 09:31 WIB

Tukin ASN Banten Dipangkas Jadi 13 Bulan, Bagaimana Nasib PPPK?

Senin, 21 September 2026 - 17:54 WIB

Korsleting Listrik Sebabkan Pabrik Tahu di Serpong Kebakaran

Senin, 21 September 2026 - 17:12 WIB

APBD Perubahan Tangsel 2026 Disepakati Rp5,25 Triliun

Berita Terbaru

Info Banten

Tukin ASN Banten Dipangkas Jadi 13 Bulan, Bagaimana Nasib PPPK?

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:31 WIB