HARIANBANTEN – Warga di sekitar aliran Kali Jeletreng hingga Sungai Cisadane dibuat geger menyusul insiden kebakaran pabrik kimia yang terjadi di wilayah Pergudangan Taman Tekno,Setu Tangerang Selatan, Senin (9/2/2026).
Pasca peristiwa tersebut, beredar imbauan agar masyarakat sementara waktu tidak memancing dan tidak mengonsumsi ikan dari aliran sungai tersebut karena dikhawatirkan tercemar limbah bahan kimia.
Pesan berantai yang menyebar luas di media sosial dan grup WhatsApp menyebutkan bahwa air Kali Jeletreng hingga Cisadane diduga tercemar berat. Warga diminta menunda aktivitas memancing serta menghindari konsumsi ikan dari sungai tersebut setidaknya selama tujuh hari guna mencegah risiko keracunan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Waspada kali Jeletreng sampai Cisadane tercemar berat. Jangan dulu mancing, jangan dulu makan ikan dari Cisadane minimal tujuh hari. Waspada antar keracunan,” bunyi pesan yang viral di kalangan masyarakat.
Pantauan di lapangan, aliran sungai berubah menjadi berwarna putih pekat sejak pagi tadi. Kekhawatiran muncul karena residu bahan kimia dari pabrik yang terbakar diduga berpotensi terbawa aliran air menuju Sungai Cisadane.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait hasil uji kualitas air dari instansi lingkungan hidup setempat.
“Warga jangan mengkonsumsi ikan dari aliran kali Jaletreng dan Sungai Cisadane untuk sementara waktu sampai pencemaran sungainya hilang,”terang salah seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup.
Baca Juga:
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Aksi Nekat di Pabrik Nikomas, Pelaku Utama Masih Buron Usai 3 Rekannya Disidang








