HARIAN BANTEN – Isu pengadaan kaos kaki senilai Rp100 ribu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendadak jadi sorotan. Publik bertanya-tanya, benarkah anggaran tersebut sebesar itu?
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, akhirnya angkat bicara terkait polemik tersebut. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
“Untuk kaos kaki, itu bukan pengadaan di BGN. Itu diberikan saat pendidikan SPPI sebagai bagian dari perlengkapan peserta yang diselenggarakan oleh Universitas Pertahanan,” ujar Dadan dalam keterangan resminya, Senin (13/4/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, perlengkapan tersebut merupakan bagian dari fasilitas bagi peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang diselenggarakan oleh Universitas Pertahanan. Meski pendanaan berasal dari anggaran BGN, pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan skema swakelola tipe 2.
“Jadi, pengadaan tersebut bukan dilakukan langsung oleh BGN, melainkan oleh Unhan dalam rangka pelaksanaan pendidikan SPPI,” jelasnya.
Dadan juga memastikan bahwa seluruh penggunaan anggaran telah melalui tahapan perencanaan hingga pengawasan sesuai regulasi. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merujuk pada sumber resmi dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.
Baca Juga:
DPW PKB Banten Sukses Gelar UKK 1, Diikuti 38 Peserta
49 Siswa Cilegon Diduga Keracunan MBG, Dapur Langsung Ditutup!
Siang Jadi Debt Collector, Malam Gasak Motor! Dua Pria Dibekuk di Curug
Polemik ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Di tengah derasnya arus kabar viral, transparansi dan kehati-hatian publik sama-sama dibutuhkan agar kepercayaan tetap terjaga.
Sumber Berita: lambeturah.co.id








