Instruksi Presiden Terbit, Bulog Tegaskan Peran Kunci di Rantai Pangan

- Pewarta

Senin, 20 April 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah dorongan swasembada pangan nasional, peran Bulog kembali jadi sorotan. Bukan sebagai produsen, tapi sebagai “penyelamat” hasil panen petani agar tetap terserap dan terdistribusi ke seluruh negeri.

Perum Bulog menegaskan komitmennya sebagai penyerap utama hasil produksi pangan nasional. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Ahmad Rizal Ramdhani usai rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta, Senin. Ia memastikan Bulog siap menjalankan penugasan pemerintah dalam memperkuat sektor pangan.

“Kalau ditugaskan, kami Bulog siap mendukung tugas-tugas dari pemerintah,” kata Ahmad.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut muncul seiring kebijakan penguatan peran BUMN dalam sektor pangan, termasuk kemungkinan keterlibatan dalam produksi komoditas strategis sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026. Namun Ahmad menegaskan, fokus utama Bulog tetap sebagai offtaker dalam rantai pasok pangan nasional.

“Ya offtaker, selaku offtaker dan mengolah serta menyalurkan (komoditas pangan strategis) kepada seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tugas produksi bisa dijalankan oleh BUMN lain, sementara Bulog wajib menyerap hasil panen untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga. Pembagian peran ini dinilai penting agar sistem pangan berjalan efisien dari hulu ke hilir.

“Kalau nanam mungkin ditugaskan ke yang lain, tapi kita wajib menyerap, sesuai dengan tugas Bulog itu adalah sebagai stabilisasi maupun untuk pendistribusian logistiknya,” ucap dia.

Bulog saat ini fokus pada komoditas strategis seperti padi, jagung, dan kedelai. Selain itu, lembaga ini juga mengelola Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras di pasar. Pemerintah menargetkan penguatan cadangan beras hingga 4 juta ton secara bertahap.

Hingga pertengahan April 2026, realisasi penyerapan beras telah mencapai sekitar 48,7 persen atau sekitar 1,9 juta ton, dengan total stok mencapai 4,7 juta ton. Upaya ini juga diperkuat dengan subsidi bunga 2 persen untuk mendukung pembiayaan penyerapan.

Dengan peran sebagai penyerap dan distributor, Bulog menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan pangan nasional. Keberhasilan strategi ini akan sangat menentukan stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat luas.

Sumber Berita: antaranews.com

Berita Terkait

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting
Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi
Survei Kepuasan Pemerintah di Atas 70 Persen Dipertanyakan
Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026
Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya
Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban
Sinar Mas Land Kembali Raih Penghargaan Tertinggi di 3G Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:58 WIB

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:19 WIB

Songsong Pemilu 2029, PKN Usulkan Transformasi Digital Demokrasi Lewat E-Voting

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:20 WIB

Rumah Reyot Warga Pisangan Dibedah, GP Ansor dan BAZNAS Tangsel Tuai Apresiasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:09 WIB

Survei Kepuasan Pemerintah di Atas 70 Persen Dipertanyakan

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:50 WIB

Dinamai Sambo, Sapi 1,1 Ton Asal Tangerang Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026

Berita Terbaru

Info Banten

Pemkab Lebak Gelontorkan Rp 75 M untuk Pembangunan 53 Ruas Jalan

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:34 WIB

Info Banten

Per Juni 2026 Penderita DBD di Tangsel Capai 229 Orang

Kamis, 25 Jun 2026 - 13:26 WIB