Gas Subsidi Disulap Jadi LPG 12 Kg! Pertamina Langsung Putus Kontrak Pangkalan Nakal

- Pewarta

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Praktik curang gas subsidi kembali terungkap. Kali ini, aksi ilegal pemindahan LPG 3 Kg ke tabung non-subsidi di Lebak dibongkar aparat, memicu reaksi tegas dari Pertamina.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyampaikan apresiasi kepada Polda Banten atas pengungkapan kasus penyalahgunaan LPG bersubsidi di Kampung Pasir Waru, Desa Ciburuy, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, pada Selasa, 14 April 2026. Tindakan cepat aparat dinilai sebagai langkah penting dalam menjaga distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran.

“Pertamina Patra Niaga mengapresiasi langkah cepat Polda Banten dalam mengungkap kasus ini. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa LPG bersubsidi harus dijaga bersama agar sampai kepada masyarakat tepat sasaran,” ujar Susanto August Satria.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini melibatkan praktik ilegal pemindahan isi tabung LPG 3 Kg ke tabung 12 Kg menggunakan alat modifikasi berbahan logam. Tiga pelaku beserta satu unit operasional telah diamankan. Pertamina pun langsung menjatuhkan sanksi tegas terhadap pangkalan yang terlibat.

“Kami telah melakukan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) terhadap pangkalan yang terlibat penyelewengan,” tutur Satria.

Pertamina juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penegakan hukum dan memastikan distribusi LPG subsidi berjalan sesuai aturan. Kolaborasi dengan aparat disebut menjadi kunci untuk menghentikan praktik ilegal serupa.

“Kami siap bersinergi dengan aparat penegak hukum agar praktik ilegal ini dapat dihentikan. Pertamina tidak mentolerir penyimpangan dalam distribusi LPG bersubsidi,” ujar Agung Kaharesa Wijaya.

Masyarakat pun diimbau untuk membeli LPG hanya dari penyalur resmi dan segera melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan, demi menjaga hak bersama atas energi bersubsidi.

Sumber Berita: kabarpriangan.pikiran-rakyat.com

Berita Terkait

Warga Serpong Lagoon Minta Dilibatkan Dalam Proses Peralihan Pengelolaan Air ke Perseroda PITS
Pengelola WTP Serpong Lagoon Bersedia Penuhi Tuntutan Kompensasi Warga
Parkir di Trotoar Hingga Bahu Jalan, 71 Kendaraan Ditindak Dishub Tangsel
Pembangunan Venue Untuk Porprov Capai 80 Persen, Sejumlah Cabor Digelar di Luar Tangsel
Pria Berjaket Ojol Begal Payudara Wanita di Pondok Aren
Korban Perundungan SMPN 10 Tangsel Belum Lapor Polisi, Kapolres: Penegakan Hukum Upaya Terakhir
Air Tercemar Sebabkan Muntaber Massal, Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta
Korban dan Terduga Pelaku Perundungan SMPN 10 Tangsel Tergabung dalam Geng ‘The Ladies’

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Warga Serpong Lagoon Minta Dilibatkan Dalam Proses Peralihan Pengelolaan Air ke Perseroda PITS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Pengelola WTP Serpong Lagoon Bersedia Penuhi Tuntutan Kompensasi Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Parkir di Trotoar Hingga Bahu Jalan, 71 Kendaraan Ditindak Dishub Tangsel

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Pembangunan Venue Untuk Porprov Capai 80 Persen, Sejumlah Cabor Digelar di Luar Tangsel

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pria Berjaket Ojol Begal Payudara Wanita di Pondok Aren

Berita Terbaru