Waspada! Kemarau 2026 di Banten Datang Lebih Cepat, BMKG Bongkar Penyebabnya—Bisa Lebih Kering dari Biasanya!

- Pewarta

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Kabar penting buat warga Banten. Musim kemarau tahun 2026 diprediksi datang lebih cepat dari biasanya. Hal ini diungkap oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan prediksi BMKG, sebagian wilayah Banten, khususnya bagian selatan, bahkan sudah mulai memasuki musim kemarau sejak awal Mei 2026. Kondisi ini lebih maju dibandingkan pola normal tahunan.

Tak hanya datang lebih cepat, musim kemarau tahun ini juga diperkirakan lebih kering dan berlangsung lebih lama. Sekitar sebagian besar wilayah Banten diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal, yang berpotensi memicu kekeringan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi oleh faktor iklim global seperti melemahnya La Nina dan potensi pengaruh El Nino, yang menyebabkan penurunan curah hujan secara signifikan.

  1. Puncak musim kemarau sendiri diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus 2026, sehingga masyarakat diminta mulai bersiap sejak sekarang.

Meski demikian, saat ini beberapa wilayah masih berada dalam masa peralihan (pancaroba), sehingga hujan masih bisa turun secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari.

BMKG pun mengimbau masyarakat untuk:

Menghemat penggunaan air bersih

Waspada terhadap potensi kekeringan

Mengantisipasi risiko kebakaran lahan

Kondisi kemarau yang lebih cepat dan kering ini bisa berdampak pada berbagai sektor, mulai dari pertanian hingga ketersediaan air bersih.

Berita Terkait

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta
Hore! Ribuan Pekerja Informal di Tangsel Berpeluang Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis
Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi
Kejari Tangsel Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Gadai Syariah di Cabang Pondok Aren
Usai Alami Kram Otot di DPRD, Benyamin Davnie Jalani Bekam dan Tetap Hadiri Agenda di Pendopo Gubernur Banten
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
20 Ton Pestisida Terbakar, Pengelola Taman Tekno BSD Digugat Rp27 Miliar
Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkotika Senilai Rp97,87 Miliar Melalui Bandara Soekarno-Hatta, 4 WNA Ditangkap

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:58 WIB

Gelap Gulita! 30 Panel Box Lampu Jalan di Tangsel Digondol Maling, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:51 WIB

Hore! Ribuan Pekerja Informal di Tangsel Berpeluang Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:15 WIB

Gus Andi PKB Sambangi Akhdan Haidar, Remaja Penyintas Meningitis yang Berjuang Sejak Bayi

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:17 WIB

Usai Alami Kram Otot di DPRD, Benyamin Davnie Jalani Bekam dan Tetap Hadiri Agenda di Pendopo Gubernur Banten

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:24 WIB

Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis

Berita Terbaru

Pers Rilis

Jack Technology Luncurkan SmartLink Master di Vietnam

Rabu, 24 Jun 2026 - 05:08 WIB